Kementerian PUPR Ingin Bendung Karet Semarang Rampung Januari 2019

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono memberikan keterangan kepada wartawan di Semarang. (Bisnis/Alif Rizki)
02 Oktober 2018 06:50 WIB Alif Rizki Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan, pembangunan Bendung Karet di Kota Semarang dapat rampung bulan Januari 2019.  Proyek yang menelan anggaran Rp170 miliar tersebut, nantinya akan digunakan untuk menambah kebutuhan air baku bagi masyarakat Semarang.

Pengerjaan Bendung Karet sampai akhir September lalu sudah mencapai 50%. Kendati ditargetkan selesai November 2019, namun PUPR melakukan percepatan sehingga harus selesai Januari tahun depan.  

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, Bendung Karet sepanjang 150 meter, pembangunannya dibagi dalam empat span atau rentang. "Sudah jadi dua, ya kurang lebih 75 meter," katanya saat dijumpai Gedung Korpri, Semarang, Sabtu (29/9/2018).

Commissioning test kering atau pemeriksaan dan pengujian instalasi listrik, menurutnya, juga sudah dilakukan. Sementara testing dan komisioning basah, lanjut Basuki, baru rencananya dilangsungkan satu atau dua hari ke depan. "Digenangi, sambil dibuka tutup. Kalau sudah mulai mengerjakan yang sebelah kirinya. Kalau bilang kanan kiri itu ke laut, kalau aliran ya. Yang belum sebelah kiri dan nanti dipasangi sheet pile untuk cofferdam-nya. Kemudian aliran rob tertahan nanti," terangnya.

Seperti diketahui, Bendung Karet BKB dibangun sebagai penahan intrusi air laut dan menjaga debit air, serta mendorong flashing sedimen sungai. Sesuai kontraknya, proyek yang digarap kontraktor PT Adhi Karya dan Minarta ini memasuki tahap pengerjaan pada November 2017 lalu. 

Bendung karet BKB ini dibangun kurang lebih 100 meter dari hulu, sebelum jembatan ringroad utara, atau dekat gereja Katolik Hati Kudus Tanah Mas, Jl. Kokrosono Kota Semarang.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana, Ruhban Ruzziyatno mengemukakan, selain berfungsi sebagai penahan air laut dan menjaga debit air, bendungan itu juga akan dimanfaatkan sebagai sarana rekreasi dan wisata air. Menurutnya, pembangunan Bendung Karet terus dipercepat untuk agar dapat dimanfaatkan langsung bagi masyarakat Semarang. Diharapkan dengan adanya Bendung Karet kebutuhan air dapat terpenuhi dan bisa menahan air rob

"Pengerjaannya terus kami kebut, hal ini semata-mata dilakukan agar Bendung Karet bisa segera dimanfaatkan oleh warga Semarang," katanya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya



Sumber : Bisnis