Taj Yasin Instruksikan Inspektorat Praktikan E-Audit

Wagub Jateng, Taj Yasin, memberikan arahan kepada jajaran Inspektorat Jateng di Kantor Inspektorat Jateng, Kota Semarang, Senin (1/10 - 2018). (Istimewa/Humas Pemprov Jateng)
02 Oktober 2018 20:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Tengah (Jateng), Taj Yasin, meminta Inspektorat menerapkan sistem pengawasan dan pelaporan berbasis elektronik atau digitalisasi. Dengan digitalisasi atau e-audit akan mempermudah tugas Inspektorat dalam melakukan pengawasan terhadap 35 kabupaten/kota serta ribuan sekolah yang berada dalam kewenangan Pemprov Jateng.

“Ini yang saya inginkan. Nota dinas difoto dan didokumentasikan secara digital, sehingga tidak ada lagi berkas yang hilang, tertinggal atau kecuci. Silakan bekerja sama dengan Kominfo untuk mengaplikasikan sistem berbasis digital ini,” ujar Yasin saat memberi pengarahan di Kantor Inspektorat Jateng, Kota Semarang, dikutip laman Internet resmi Pemprov Jateng, Senin (1/10/2018).

Pria yang akrab disapa Gus Yasin ini mengatakan setelah kewenangan SMA/SMK/SLB beralih ke pemprov, tugas Inspektorat bertambah. Padahal, pengawasan terhadap SMA/SMK memerlukan keseriusan karena rentan terjadi pelanggaran, terutama saat masa penerimaan siswa baru.

 “Kita tidak bisa menjalankan tugas sendiri, karena itu perlu kerja sama dengan instansi lain, termasuk Inspektorat di kabupaten/kota,” imbuh Gus Yasin.

Gus Yasin menjelaskan untuk menjadi aparatur sipil negara (ASN) yang baik, perlu diwujudkan birokrasi yang memberikan pelayanan kepada rakyat secara baik. Pelayanan itu harus memiliki inovasi dalam menyelesaikan persoalan secara berintegritas, transparan, dan akuntabel, salah satunya melalui sistem digitalisasi.

Sementara itu, Sekretaris Inspektorat Jateng, Dhoni Widianto, mengatakan sebenarnya Inspektorat Jateng sudah melakukan pengembangan e-audit pada 2018 ini. Namun, sistem digitalisasi ini baru bisa diterapkan pada 2019 dengan terkoneksi data di Goverment Resource Management System (GRMS) milik Pemprov Jateng.

“Tahun 2018 kami sudah mengembangkan e-audit. Jika tidak ada perubahan, tanggal 24 Oktober akan launching aplikasi e-audit,” terang Dhoni.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya