Panser Biru Siap Patungan Bayar Denda PSIS Semarang

Ketua Panser Biru, Wareng. (Istimewa/Whatsapp)
03 Oktober 2018 18:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Kelompok suporter PSIS Semarang, Panser Biru, menyatakan kekecewaan atas keputusan Komdis PSSI yang menjatuhkan denda Rp100 juta kepada klub kesayangannya. Mereka pun siap patungan menggalang dana untuk membantu manajemen PSIS Semarang membayar denda tersebut.

“Kalau patungan tentu kami siap. Kami akan galang dana dari rekan-rekan suporter Panser Biru untuk membantu manajemen membayar denda,” ujar Ketua Panser Biru, Wareng, saat dihubungi Semarangpos.com, Selasa (2/10/2018).

Melalui sidang yang digelar Senin (1/10/2018), Komdis PSSI menjatuhkan sanksi berupa denda yang totalnya mencapai Rp130 juta kepada PSIS Semarang. Denda Rp100 juta diberikan menyusul adanya insiden pelemparan botol ke lapangan saat PSIS Semarang menjalani laga lanjutan Liga 1 melawan Persija Jakarta di Stadion Sultan Agung, Bantul, 18 September lalu. Sementara, denda Rp30 juta diberikan karena insiden serupa saat PSIS Semarang menggelar laga kontra Perseru Serui di Stadion Moch Soebroto, 23 September.

Atas dua hukuman itu, Panser Biru menyatakan keberatan, terutama denda yang diberikan atas insiden di laga Liga 1 kontra Persija Jakarta. Meski siap membantu PSIS Semarang membayar denda, Panser Biru mendesak manajemen untuk mengajukan banding terlebih dahulu.

“Harusnya yang dihukum lebih berat adalah Persija. Panpel mereka serta aparat kepolisian yang berjaga lalai sehingga insiden itu terjadi. Bahkan ada pengrusakan fasilitas stadion yang dilakukan oleh kelompok suporter mereka,” kata Wareng.

Wareng juga menyatakan bahwa kelompoknya tidak bersalah dalam insiden itu. Anggota Panser Biru bahkan sudah berusaha meredam amarah dan menghindari bentrok sesuai arahan aparat keamanan.

“Kalau untuk iuran membayar denda, kami siap. Tapi, kami minta manajemen untuk mengajukan banding lebih dulu karena hukuman yang diberikan Komdis PSSI sepertinya lebih berat di kami,” beber Wareng.

Sebelumnya, CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi, juga menyatakan akan mengajukan banding atas hukuman dari Komdis PSSI yang menjatuhkan denda Rp100 juta atas insiden dalam laga Liga 1 kontra Persija. Yoyok juga meminta suporter untuk ikut serta membayar denda yang diberikan kepada klub berjuluk Mahesa Jenar tersebut.

Hukuman ini sangat memberatkan, kita mohon kawan-kawan suporter untuk segera menyadari bahwa emosi dan tingkah laku buruk akan merugikan klub. Yuk, sayangi klub. Kita iuran rame-rame untuk bayar denda,” ujar Yoyok.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya