Jateng Siap Tampung Pengungsi Korban Gempa Palu

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, saat menghadiri acara Pameran Produk Unggulan Asli Indonesia di Atrium Ciputra Mall, Semarang,Kamis (4/10 - 2018). (Semarangpos.com/Humas Pemprov Jateng)
04 Oktober 2018 22:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) siap menampung korban bencana gempa bumi dan tsunami Palu, Sigi, dan Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng) yang kehilangan tempat tinggal.

Hal itu disampaikan Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, saat menghadiri acara Cinta Indonesia Expo ke-7 di Atrium Ciputra Mall, Semarang, Kamis (4/10/2018).

Ganjar mengatakan pihaknya siap menampung para pengungsi yang berasal dari Jateng. Bahkan, pihaknya telah menyiapkan semua, termasuk tempat yang bakal digunakan menampung pengungsi.

“Kalau memang ada orang Jawa Tengah yang kembali, pasti akan kami tampung. Ya akan kami openi [pelihara] karena itu rakyat kita. Akan kami bantu dengan kondisi kedaruratan yang ada,” ujar Ganjar dalam keterangan resmi, Kamis (4/10/2018).

 Sejumlah tempat, lanjut Ganjar, sudah disiapkan menampung para pengungsi. Salah satu tempat yang diperuntukkan bagi pengungsi itu, yakni Asrama Haji Donohudan di Boyolali.

“Jika pengungsinya memang banyak, bisa kita tempatkan di Donohudan. Kita pernah lakukan itu, tapi saya kira tidak akan banyak. Nanti kita bisa carikan tempat di kabupaten mana yang dekat dengan keluarganya, biar ayem. Intinya, kami siap, kami banyak gedung yang bisa digunakan menampung pengungsi,” jelas Ganjar.

Selain siap menampung pengungsi, Ganjar juga menyatakan bahwa Pemprov Jateng akan terus memberikan bantuan kepada korban bencana gempa dan tsunami di Palu. Selain mengirimkan tenaga dan bantuan logistik, pihaknya juga akan mengirimkan dana Rp1 miliar untuk korban bencana alam itu.

“Kemarin saat bencana di Lombok Pemprov Jateng bantu Rp1 miliar, dan untuk Palu kami juga akan kirim bantuan Rp1 miliar dari APBD. Ini harus saya omongkan karena ini uangnya rakyat,” imbuhnya.

Selain dari APBD, sejumlah bantuan lain juga terus berdatangan. Yang saat ini sudah melaporkan kepada dirinya adalah dari sejumlah BUMD di Jawa Tengah.

“Selain itu bantuan dari masyarakat juga terus berdatangan. Kemarin dari para ulama juga siap membantu, kelompok masyarakat juga siap. Untuk bantuan sukarelawan dan logistik tahap pertama, akan kami berangkatkan pada 6 Oktober besok [Sabtu] dan insyaalah akan sampai pada 10 Oktober mendatang,” jelasnya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya