Begini Upaya Hendi Buat Pasar Srondol Terus Ramai

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi bersama istri, Krisseptiana, mengunjungi Kampung Batik di kawasan Rejomulyo, Kota Semarang, Jateng, Selasa (28/8 - 2018). (Antara/Humas Setda Kota Semarang)
05 Oktober 2018 06:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, terus berupaya membuat pasar di Kota Semarang ramai. Salah satu pasar yang menjadi sasaran orang nomor satu di jajaran Pemkot Semarang itu tak lain adalah Pasar Srondol.

Pasar yang terletak di Kecamatan Banyumanik itu pun sudah pernah diinspeksi wali kota yang akrab disapa Hendi itu pada 21 Agustus lalu. Ia juga berjanji kepada para pedagang pasar khusus UMKM Kota Semarang itu akan mengadakan berbagai kegiatan guna menarik pengunjung.

“Ada beberapa kegiatan yang akan digelar untuk menarik pengunjung, misal membatik bersama, pelatihan jamu, pelatihan merajut, sulampita, workshop batik, kelas memasak, sulam pita melayu, dan pembuatan tas sederhana. Acara itu sengaja diadakan pada secara rutin agar bisa ramai terus, tidak hanya satu dua hari saja,” ujar Hendi seperti dilansir laman Internet resmi Pemkot Semarang, Kamis (4/10/2018).

Kegiatan membatik bersama sudah digelar di Pasar Srondol, Selasa (2/10/2018), yang juga bertepatan dengan Hari Batik Nasional. Sementara untuk pelatihan jamu secara gratis diadakan setiap hari Senin selama Oktober ini mulai pukul 08.00-13.00 WIB.

Sedangkan pelatihan sulam pita diadakan setiap Selasa mulai pukul 08.00 WIB di Pelataran Pasar Srondol. Sedangkan,pelatihan sulam pita melayu digelar Selasa (9/10/2018) dengan biaya kontribusi Rp50.000.

Sementara setiap hari Rabu dan Sabtu selama Oktober ini juga akan digelar pelatihan merajut. Sedangkan, Sabtu (13/10/2018) akan digelar workshop batik malam dingin dengan biaya kontribusi peserta Rp50.000 per orang.

Pelatihan pembuatan tas sederhana yang dibuka untuk masyarakat umum digelar Selasa (16/10/2018). Untuk mengikuti pelatihan ini, peserta akan dikenai biaya Rp50.000 per orang. Peserta juga sudah memperoleh fasilitas seperti makanan ringan dan paket tas. Sedangkan pelatihan memasak bertajuk Hand on Cooking Class akan digelar Sabtu (20/10/2018).

Sekadar untuk diketahui, Pasar Srondol merupakan pasar khusus UMKM di Kota Semarang. Ada sekitar 28 kios UMKM di pasar yang direvitalisasi pada 2017 ini.

Di pasar ini, pengunjung bisa mendapatkan berbagai macam produk kerajinan tangan seperti kain batik, baju batik, tas batik, tas-tas unik dengan beraneka motif kain, aneka suvenir, maupun aneka ragam makanan khas Kota Semarang, seperti bandeng presto.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya