Cinta Indonesia Expo Ke-7 Diandalkan Jateng Dongkrak Daya Saing UMKM

Suasana pameran produk unggulan UMKM Cinta Indonesia Expo Ke/7. (Antara/Wisnu Adhi)
05 Oktober 2018 02:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus berupaya mendongkrak kemampuan para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar bisa berkembang dan berdaya saing dengan produk-produk dari berbagai negara. "Upaya yang kami lakukan melalui pelatihan dan pemberian sertifikasi kompetensi bagi pelaku UMKM," kata Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo seusai membuka pameran produk unggulan UMKM Cinta Indonesia Expo ke-7 yang digelar oleh Kadin Jateng di Atrium Ciputra Mal Semarang, Kamis (4/10/2018).

Menurut Ganjar, peningkatan sumber daya manusia dan pengembangan teknik penjualan produk UMKM melalui perdagangan elektronik harus dilakukan sehingga pemerintah di berbagai tingkatan perlu memberikan bimbingan dan pendampingan terhadap para pelaku UMKM. Mantan anggota DPR itu meminta pameran-pameran produk UMKM yang diselenggarakan berbagai pihak ini tidak hanya sebatas ajang promosi, melainkan menjadi bahan evaluasi untuk mengetahui sejauh mana produk itu diminati masyarakat.

"Ini bisa menjadi reassessment terhadap kualitas produk yang ada dan kualitas dalam berdagang. Kira-kira konsumen semakin meningkat, semakin tertarik atau tidak sehingga tahu apa yang perlu diperbaiki," ujarnya.

Dalam meningkatkan kualitas UMKM di Jateng ini, lanjut Ganjar, sudah terjalin kerja sama antartiga pihak, yakni pengusaha, pemerintah, dan perguruan tinggi. "Harapannya, hasil-hasil riset yang dilakukan dalam dunia pendidikan juga bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas produk UMKM, ini tentu akan berdampak pada meningkatnya kesejahteraan masyarakat," katanya.

Ketua Panitia Hasan Abdullah Razaq menambahkan tujuan dari pameran produk unggulan UMKM yang diselenggarakan 4-8 Oktober 2018 ini adalah untuk membantu pemerintah menyosialisasikan kecintaan terhadap produk dalam negeri, memberikan peluang bagi lebih besar bagi para pelaku UMKM dalam mencukupi kebutuhan lokal sekaligus pasar global, serta meningkatkan perekonomian di Jateng.

Pada pameran bertema "From Lokal to Global" ini terdapat 47 gerai dari para pelaku UMKM yang meliputi produk batik, fesyen, elektronik, jamu dan herbal, aksesori, dan kerajinan tangan.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara