Rektor Unnes Digugat Mahasiswa Gara-Gara Skorsing

Rektor Universitas Negeri Semarang Prof. Fathur Rokhman. (Antara/Istimewa)
05 Oktober 2018 16:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) Julio Belnanda Harianja menggugat rektor perguruan tingginya, Fathur Rokhman, ke PTUN Semarang atas sanksi skorsing selama dua semester terhadap mahasiswa Fakultas Hukum tersebut.

Kuasa hukum Julio Belnanda Harianja, Rizky Putra Erdy, di Kota Semarang, Jawa Tengah, Kamis (4/10/2018), menyatakan surat gugatan terhadap rektor Unnews telah didaftarkan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Semarang. "Kami masih menunggu surat panggilan untuk pemeriksaan pendahuluan," kata Rizky.

Menurut dia, sanksi yang dijatuhkan terhadap Julio tersebut merupakan bentuk pengekangan hak pendidikan sebagai mana diatur dalam Undang-undang Hak Asasi Manusia. Selain itu, lanjut dia, Surat Keputusan Rektor Nomor 304/P/2018 tentang Pemberian Sanksi Akademik terhadap Julio Belnanda Harianja tidak menjelaskan tentang kapan, di mana, serta apa kesalahan yang dilakukan mahasiswa progran studi ilmu hukum tersebut.

"Kami harap hakim yang menyidangkan perkara ini nanti dapat melihat secara utuh demi terciptanya demokratisasi kampus dan penghormatan, perlindungan, serta pemenuhan hak asasi manusia," kata Rizky.

Sebelumnya, Julio Belnanda Harianja dijatuhi sanksi skorsing selama dua semester. Sanksi itu dijatuhkan menyusul aksi penolakan mahasiswa terhadap uang pangkal kuliah yang ditetapkan perguruan tinggi yang dulu bernama IKIP negeri itu.

Unnes menilai Julio telah melakukan pelanggaran berat karena memicu dan atau menghasut yang menimbulkan keonaran.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara