8 Mobil Kobong Serentak di Siang Bolong

Petugas pemadam kebakaran Kota Pekalongan bersama warga memadamkan api yang membakar delapan mobil dan sepeda motor di garasi Toko Batik BL Pekalongan, Senin (8/10 - 2018). (Antara/Kutnadi)
09 Oktober 2018 03:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, PEKALONGAN Delapan unit mobil dan empat unit sepeda motor hangus terbakar di tempat penitipan kendaraan Toko Batik BL di Jl. K.H. Mansyur, Kota Pekalongan, Jawa Tengah, Senin (8/10/2018) pukul 11.30 WIB.

Terbakarnya sejumlah kendaraan bermotor di siang bolong tersebut mengejutkan warga, meskipun tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Kerugian material akibat kobongan di siang bolong itu ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Yusuf, 33, saksi mata insiden itu mengatakan terbakarnya garasi di Toko Batik BL itu mulai terlihat sekitar pukul 11.30 WIB. Kobaran api diduga berasal dari samping truk yang sedang diparkir di tempat penitipan kendaraan.

"Saya melihat kobaran api berasal di sebelah samping truk yang sedang diparkir. Setelah melihat kobaran api, saya langsung minta bantuan ke warga untuk menghubungi dinas pemadam kebakaran," katanya.

Menurut dia, selama ini, garasi Toko Batik BL dijadikan tempat penitipan kendaraan seperti mobil dan truk karena memiliki lokasi yang cukup luas. "Lokasi tersebut memang dijadikan tempat penitipan kendaraan dan biasanya beberapa kendaraan seperti truk dan mobil pribadi dititipkan di lokasi tersebut," katanya.

Kepala Satuan Bhayangkara Polres Pekalongan Kota AKP Sumarjo mengatakan polisi masih menyelidikan kejadian terbakarnya delapan mobil yang berada di garasi Toko Batik BL tersebut. "Kami menerima informasi terbakarnya delapan mobil di garasi Toko Batik BL sekitar pukul 11.30 WIB. Di garasi itu ada enam mobil, dua truk, dan empat sepeda mobil yang ikut terbakar," katanya.

Kobaran api yang melumat delapan mobil dan empat sepeda motor itu dapat dipadamkan warga dan petugas pemadam kebakaran. Selanjutnya, polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

"Kasus itu masih pada tahap penyelidikan dan masih dilakukan oleh-TKP dari tim inafis Polres Pekalongan Kota. Penyebab terbakarnya kasus itu belum diketahui karena masih dalam penyelidikan," katanya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara