Penuhi Kebutuhan Air Bersih, Semarang Bangun SPAM

Ilustrasi kebutuhan air bersih. (dok. Solopos.com)
10 Oktober 2018 06:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Pemerintah Kota Semarang berencana membangun Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Semarang Barat pada tahun 2019 nanti. SPAM yang ditarget beroperasi mulai 2021 itu nantinya akan memenuhi kebutuhan air bersih bagi warga Kota Semarang, khususnya yang berada di wilayah Kecamatan Semarang Barat, Ngaliyan, dan Tugu.

Dengan kapasitas produksi air bersih mencapai 1.000 liter per detik, SPAM Semarang Barat mampu menyuplai air bersih untuk sekitar 70.000 KK di tiga kecamatan tersebut. Dari 102.000 KK yang ada di tiga kecamatan itu, saat ini baru ada sekitar 32.000 KK yang menjadi pelanggan PDAM Tirta Moedal.

Dengan adanya SPAM Semarang Barat, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, pun berharap seluruh warga di tiga kecamatan itu bisa menjadi pelanggan PDAM Tirta Moedal dan mendapat akses air bersih.

“Syukur alhamdulillah penandatangan kerja sama ini akhirnya terlaksana, kerja sama ini penting mengingat kebutuhan air bersih menjadi fokus Pemkot Semarang dalam menyejahterakan masyarakat. Selain itu, SPAM Semarang barat juga menjadi salah satu upaya kami mengendalikan penggunaan air bawah tanah di Kota Semarang,” ujar wali kota yang akrab disapa Hendi itu seusai melakukan penandatangan head of agreement (HOA) dengan Badan Usaha SPAM Semarang Barat di Melia Hotel, Nusa Dua, Bali, Senin (8/10/2018), seperti dikutip laman Internet resmi Pemkot Semarang.

Hendi menyebutkan eksploitasi air bawah tanah di Semarang memang menjadi salah satu fokus kerjanya. Hal itu dikarenakan dalam penanganan rob dan banjir, pihaknya juga menghadapi tantangan penurunan muka tanah 4-10 sentimeter (cm) setiap tahunnya akibat penggunaan air bawah tanah secara masih.

“SPAM Semarang Barat nanti akan memanfaatkan air baku dari Waduk Jatibarang untuk menyuplai air bersih kepada masyarakat. Jadi, salah satu semangatnya adalah menekan penggunaan air bawah tanah dengan mengelola air permukaan semaksimal mungkin,” terang Hendi.

Pembangunan SPAM Semarang Barat nantinya dikerjakan PT Air Semarang Barat, yang merupakan badan usaha bentukan PT Aetra Air Jakarta dan PT Medco Infrastruktur Indonesia. Pembangunan proyek ini akan menelan biaya Rp458 miliar dan dikerjakan dalam kurun waktu 2 tahun dan 25 tahun untuk masa pengoperasian.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya