Baznas Jepara Perluas Jangkauan Pekan Peduli Sosial

Bupati Jepara Ahmad Marzuqi bersama Ketua Baznas Kabupaten Jepara Masun Duri di sela-sela pencanangan program Pekan Peduli Sosial di Lapangan Akademi Kebidanan (Akbid) Islam Al-Hikmah, Kecamatan Mayong, Jepara, Senin (8/10 - 2018). (Antara/Pemkab Jepara)
10 Oktober 2018 04:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, JEPARA — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Jepara bertekad memperluas sasaran donatur pada program Pekan Peduli Sosial (PPS) karena selama ini hanya pelajar yang menjadi target penanaman nilai kepedulian sosial tersebut.

"Tahun depan, kami menargetkan donaturnya bisa menyasar ke semua lapisan masyarakat dan badan usaha," kata Ketua Baznas Kabupaten Jepara Masun Duri di sela-sela Upacara Pencanangan PPS di Lapangan Akademi Kebidanan (Akbid) Islam Al-Hikmah, Kecamatan Mayong, Jepara, Jawa Tengah, Senin (8/10/2018).

Ia berharap donaturnya nanti bisa diperoleh seperti halnya Palang Merah Indonesia yang bisa menyasar berbagai kalangan. Sementara itu, Bupati Jepara Ahmad Marzuqi dalam amanatnya menyampaikan pentingnya PPS sebagai bentuk penananman kepekaan sosial.?

"Kepedulian sosial terhadap sesama, perlu dilakukan di tengah-tengah era kehidupan materialistis yang dipicu oleh nafsu dan egoisme," ujarnya.

Setidaknya, kata dia, kepekaan sosial tersebut bisa menumbuhkan semangat kebersamaan dan gotong-royong terharap sesama, terlebih bagi masyarakat yang membutuhkan. Rencananya, pencanangan program pekan peduli sosial juga akan dilakukan di sejumlah sekolah-sekolah di Kabupaten Jepara.

Selanjutnya pelaksanaan PPS diikuti secara senetak selama sepekan oleh seluruh sekolah di Kabupaten Jepara, mulai dari tingkat PAUD hingga perguruan tinggi. Adapun besaran uang saku yang dikumpulkan setiap tingkatan siswa berbeda-beda.

Untuk tingkat PAUD/TK hingga SD/MI ditarget menyisihkan uang saku sebesar Rp500/hari, pelajar SMP dan SMA Rp1.000/hari, sedangkan mahasiswa Rp2.000/hari. Dana yang terkumpul selama sepekan akan digunakan untuk berbagai sumbangan kemanusiaan.

Separuh dari sumbangan yang terkumpul akan disumbangkan kepada siswa dari keluarga tidak mampu di masing-masing sekolah, selebihnya untuk membantu fakir miskin di panti asuhan serta pengembangan usaha pelaku ekonomi kecil di Jepara.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara