Persibat Kalahkan Persik, Protes Membuntuti

Keributan sempat terjadi setelah pemain Persik Kendal melakukan protes kepada wasit Ridwan Pahala yang memberikan kartu merah kepada Firdaus Janwar yang melakukan pelanggaran keras terhadap pemain Persibat Batang Bagas Probo Prakoso, Selasa (9/10 - 2018). (Antara/Kutnadi)
10 Oktober 2018 17:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, BATANG — Kemenangan Persibat Batang atas Persik Kendal dengan skor 1-0 pada laga lanjutan Kompetisi Liga 2 Musim 2018 di Stadion M. Sarengat, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Selasa (9/10/2018), diwarnai protes para pemain dan ofisial Persik .

Persibat Batang yang menargetkan lolos dari degradasi, sejak awal laga babak pertama dimulai langsung menekan lini pertahanan Persik Kendal. Namun berkat kecemerlangan penjaga gawang Persik Herlian Alif Laksono, tim berjuluk Laskar Bahurekso itu lolos dari kebobolan bola.

Gempuran serangan yang digalang oleh Persibat Batang ke gawang Persik Kendal ini tak sekalipun membuah gol. Hingga babak pertama usai, kedudukan tetap 0-0.

Namun dua menit menjelang pertandingan usai itu, wasit Ridwan Pahala yang memimpin pertandingan kedua kesebelasan itu mengeluarkan kartu merah bagi pemain Persik Kendal Firdaus Janwar. Alasannya, pemain itu melakukan pelanggaran keras terhadap pemain Persibat Bagas Probo Prakoso.

Kala babak kedua dimulai, Persik Kendal yang bermain dengan 10 orang mencoba menerapkan pola bermain bertahan. Kesempatan itu terus dimanfaatkan oleh pemain Persibat dengan menggempur lini pertahanan Persik Kendal.

Upaya Persibat ini akhirnya membuah gol pada menit ke-62 setelah Busari memanfaatkan bola reborn dan memceploskan bola ke gawang Persik Kendal yang dijaga oleh Herlian Alif Laksono. Skor pun berubah, 1-0 untuk Persibat Batang.

Tertinggal 1-0, Persik Kndal berusaha mengubah pola permainan dengan meningkatkan pola serangan ke lini pertahanan Persibat Batang. Persibat Batang yang sudah unggul 1-0 berusaha bertahan sehingga kesempatan tersebut justru digunakan oleh Persik Kendal untuk membalas kekalahannya.

Akan tetapi hingga babak kedua selesai, upaya Persik Kendal tidak membuah gol sehingga kedudukan skor tetap 1-0 untuk Persibat Batang. Pelatih Persibat Daniel Roekito mengatakan bahwa anak asuhnya memilik tiga peluang menciptakan gol ke gawang Persik Kendal, namun terbuang percuma.

"Namun, alhamdulillah akhirnya kami bisa unggul 1-0 atas Persik Kendal. Anak-anak bermain cukup bagus sebelum unggul 1-0 namun setelah mencelposkan bola ke gawang Persik, anak asuhnya justru bermain ketakutan sehingga permaianan tidak berkembang," katanya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara