Gubernur Jateng Minta Humas Kabupaten & Kota Lebih Kekinian

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memberikan arahan kepada kepala bagian humas sekretariat daerah kabupaten dan kota dalam acara Rembug Kehumasan di Gedung Gradika Bhakti Praja, Setda Jateng di Kota Semarang. (Antara/Humas Pemprov Jateng)
10 Oktober 2018 23:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menginginkan peran dan fungsi kehumasan di setiap pemerintah daerah kota dan kabupaten di provinsinya lebih optimal demi menyampaikan berbagai program pemerintah kepada masyarakat.

"Saya pengin peran humas lebih optimal dalam menyampaikan dan mengomunikasikan program kerja pemerintah kepada masyarakat, namun cara penyampaiannya juga harus diperhatikan serta disesuaikan dengan era generasi milenial saat ini, yang kekinianlah," katanya di Kota Semarang, Jateng, Selasa (9/10/2018).

Selain itu, imbuhnya, jajaran humas juga harus selalu memperbarui informasi dan teknologi serta memanfaatkan media sosial dengan cara-cara milenial dan diksi-diksi kekinian sehingga informasi yang disampaikan bisa diterima dengan baik oleh seluruh kalangan masyarakat. Menurut Ganjar, sudah tidak saatnya lagi humas pemerintah daerah memberikan informasi dengan bahasa yang terlalu formal dan kaku.

"Bahasanya ya jangan kaku-kaku, diksinya yang baguslah, kalimatnya bagus, kalau perlu dengan audio visual agar lebih menarik dan orang senang melihatnya," ujarnya saat memberikan arahan di hadapan para kepala bagian humas sekretariat daerah kabupaten dan kota di Provinsi Jateng dalam acara Rembug Kehumasan di Gedung Gradika Bhakti Praja, Setda Pemprov Jateng, Kota Semarang.

Penyampaian humas dalam merespons berbagai persoalan dari masyarakat, kata Ganjar, juga harus cepat untuk menciptakan pemerintahan yang bersih serta melayani dengan mudah, murah, dan cepat. "Semua harus begitu, egaliter. Di masa sekarang ini, pemimpin pun harus dekat dengan masyarakat, kalau tidak tentu akan ditinggalkan. Pemanfaatan teknologi pun harus begitu, publik saat ini sudah menggunakan teknologi informasi, jadi birokrasi juga harus memanfaatkan hal itu," katanya.

Mantan anggota DPR dari PDI Perjuangan itu secara khusus meminta jajaran humas agar tidak antikritik karena sudah menjadi hal yang wajar jika ada banyak kritik dari masyarakat di era saat ini. "Jangan antikritik, kritik itu menyehatkan, itu untuk memperbaiki. Jadi semua harus ditanggapi dengan baik, namun masyarakat juga kalau mengkritik jangan asal-asalan, tidak boleh maki-maki, menyebarkan hoaks dan sebagainya," ujarnya.

Ganjar menegaskan jika humas memiliki peran sangat besar bagi keberlangsungan pemerintahan. "Sampaikan semua program-program pemerintah kepada publik dengan cara dan bahasa yang baik, selain itu humas juga harus cepat dalam menanggapi masukan serta laporan dari masyarakat," katanya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara