Siswa SDIT Cahaya Insani Raih Emas Olimpiade di China

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menunjukkan medali emas yang diraih Siswa SD Islam Terpadu Cahaya Insani Temanggung, Muhammad Fikri Aufa pada ajang Olimpiade Matematika dan Ilmu Pengetahuan Internasional di Xejhiang, China. (Antara/Heru Suyitno)
13 Oktober 2018 04:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, TEMANGGUNG — Siswa SD Islam Terpadu Cahaya Insani Temanggung, Jawa Tengah, Muhammad Fikri Aufa meraih medali emas pada ajang Olimpiade Matematika dan Ilmu Pengetahuan Internasional di Xejhiang, China, 27 September hingga 4 Oktober 2018 lalu.

Atas prestasinya tersebut, Aufa diberi kesempatan bertemu langsung dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang juga tengah membuka acara Bursa Inovasi Desa Kabupaten Temanggung 2018 di Pendapa Pengayoman Temanggung, Jateng, Rabu (10/10/2018). Aufa juga memperoleh bingkisan khusus dari Bupati Temanggung Muhammad Al Khadziq berupa jam dinding kayu dengan ukuran cukup besar.

"Ini adalah wujud apresiasi kami atas prestasi yang telah diraih oleh siswa asal Temanggung. Dia pantas memperoleh penghargaan mengingat prestasinya yang mampu membawa nama harus bangsa Indonesia di kancah internasional," kata Khadziq.

Aufa mengaku bahwa perjuangan memperoleh emas dalam International Mathematics and Science Olympiad (IMSO) 2018 tidak mudah karena peserta yang ikut berkompetisi jumlahnya mencapai 500 siswa dan semuanya memiliki kemampuan yang sangat hebat. Selain itu, katanya, untuk dapat mengikuti kompetisi tersebut dirinya harus mengikuti ajang serupa secara berjenjang dari bawah mulai dari tingkat kecamatan.

"Saya sering ikut lomba seperti ini sejak masih duduk di bangku kelas IV dan itu tidak selalu saya memperoleh juara atau menang," kata siswa kelas VI SDIT Cahaya Insani Temanggung ini.

Ia mengungkapkan ilmu pengetahuan alam merupakan salah satu mata pelajaran yang dia senangi, karena di dalam mempelajarinya banyak tantangan yang perlu dipecahkan sehingga tercipta temuan-temuan baru yang dapat bermanfaat bagi banyak orang. "Dalam ajang internasional tersebut selain harus menjawab pertanyaan, saya juga melakukan beberapa eksperimen seperti mengukur volume yang dapat ditampung kapal dan mengukur massa jenis larutan. Dari situ saya mendapat nilai tertinggi dan berhasil membawa pulang medali emas," katanya.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Temanggung, Darmadi mengaku bangga ada anak Temanggung yang mampu meraih prestasi tertinggi di kancah internasional. "Prestasi ini harus menjadi motivasi dan mengilhami anak-anak lain untuk dapat mencapai prestasi serupa, dari bidang ilmu apa pun," katanya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara