Industri Pariwisata Bali Dilibatkan Dorong Wisata ke Borobudur

Suasana Table Top antara Pelaku Wisata di D.I. Yogyakarta dan Jawa Tengah dengan Industri Pariwisata Bali. (Bisnis/Ni Putu Eka Wiratmini)
14 Oktober 2018 02:50 WIB Ni Putu Eka Wiratmini Semarang Share :

Semarangpos.com, BADUNG — Industri Pariwisata dari Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah bertemu dengan pelaku wisata di Bali untuk menggelar table top dalam rangka memasarkan destinasi Borobudur yang tahun 2018 ini ditarget kedatangan 4,5 juta wisatawan domestik (wisdom) dan 5 juta wisdom pada 2019.

Plt. Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Ni Wayan Giri Adnyani mengatakan Borobudur sebagai satu dari 10 destinasi pariwisata prioritas (DPP) menjadi andalan dalam mendatangkan wisatawan mancanegara dan wisatawan domestik. Sebagai permulaan, Borobudur didorong untuk mendatangan wisdom lebih banyak lagi pada 2018 dan 2019 mendatang. Adapun targetnya Borobodur akan kedatangan 4,5 juta wisdom tahun 2018 ini dan 5 juta wisdom pada 2019.

Demi mencapai target itu, pihaknya sengaja memfasilitasi 10 industri pariwisata seperti travel agent, tour operator, pengelola hotel, resort, homestay, dan desa wisata di Yogjakarta dan Jawa Tengah sebagai sellers untuk bertemu pelaku wisata serupa di Bali yang jumlahnya mencapai 50 industri pariwisata sebagai buyers. "Kegiatan misi penjualan ini sebagai upaya mendorong peningkatan kunjungan wisnus [wisatawan nusantara] melalui penjualan paket-paket wisata ke Borobudur yang tahun ini menargetkan 4,5 juta wisnus dan akan meningkat menjadi 5 juta wisnus pada tahun depan," katanya, Kamis (11/10/2018).

Bali menurutnya sengaja dipilih untuk memasarkan paket wisata Borobudur karena kemudahan unsur 3A, yakni atraksi, amenitas, dan aksesibilitas. Selain itu, konektivitas penerbangan langsung dari Bali ke Semarang, Jawa Tengah maupun Yogyakarta juga menjadi perhitungan.

Adapun penerbangan dari Bali ke Semarang tercatat sebanyak 10 flight per hari dengan maskapai Garuda, Citilink, Lion, Wings, dan Nam Air. Sementara, penerbabgan Bali menuju Yogyakarta tercatat sebanyak 8 flights dengan maskapai Garuda, Wings, Air Asia, dan Nam Air.

"Kegiatan misi penjualan ini sebagai bagian dari strategi pemasaran 10 DPP dengan pendekatan Destination, Origination, dan Time [DOT[," katanya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Bisnis