Demi Acara Ini, Akses ke Tugu Muda Ditutup...

Ilustrasi peringatan Pertempuran Lima Hari di Semarang. (dok. Solopos - Antara)
14 Oktober 2018 12:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Beberapa akses menuju Tugu Muda Semarang akan ditutup Minggu (14/10/2018), mulai pukul 17.00 WIB hingga malam hari. Penutupan itu tak lain karena lokasi tersebut digunakan untuk acara peringatan Pertempuran Lima Hari.

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Semarang melalui akun Twitter resmi di @lantas_semarang menyebutkan penutupan akses ke Tugu Muda,sebenarnya sudah digelar sehari sebelum acara peringatan Pertempuran Lima Hari atau Sabtu (13/10/2018). Penutupan akses juga dilakukan mulai pukul 17.00 WIB karena lokasi itu digunakan untuk geladi, atau latihan para pengisi acara.

Dikutip dari akun Twitter @lantas_semarang, akses atau jalan yang ditutup itu, yakni Jl. Pandanaran mulai dari Eka Karya, Jl. Pemuda mulai dari simpang Paragon Mall dan kantor PLN, Jl. Mgr. Sugiyopranoto mulai dari bundaran Kokroson, dan Jl. Dr. Sutomo mulai dari Pasar Kembang.

Pertempuran Lima Hari adalah peristiwa bersejarah di Kota Semarang. Peristiwa ini merupakan pertempuran antara rakyat Indonesia melawan tentara Jepang pada masa kemerdekaan yang berlangsung selama lima hari, 15-19 Oktober.

Berdasarkan beberapa catatan sejarah, Pertempuran Lima Hari di Semarang disebabkan beberapa hal. Pertama karena larinya tentara Jepang saat masa transisi kekuasaan ke Belanda dan tewasnya dokter Kariadi, yang saat ini namanya diabadikan sebagai rumah sakit di Kota Semarang.

Berkaca pada peringatan Pertempuran Lima Hari tahun sebelumnya, di sekitar kawasan Tugu Muda digelar berbagai macam acara. Mulai dari upacara peringatan, hingga drama kolosal yang melibatkan ratusan peserta sehingga akses menuju ke Tugu Muda Semarang harus ditutup demi kelancaran acara.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya