Gubernur Usulkan Crisis Center Seleksi CPNS

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melakukan inspeksi mendadak di lokasi pelaksanaan tes seleksi calon pegawai negeri sipil di Kabupaten Semarang. (Antara/Humas Pemprov Jateng)
30 Oktober 2018 11:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, MAGELANG — Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyarankan panitia penyelenggara tes calon pegawai negeri sipil membuat crisis center atau help desk untuk menangani persoalan di seputar seleksi penerimaan CPNS tersebut. Hal itu, menurut Ganjar telah dikoordinasikan dengan Badan Kepegawaian Nasional.

Gubernur Ganjar Pranowo mengatakan pelaksanaan tes di Ungaran, Kabupaten Semarang tidak berlangsung lancar. Terjadi penundaan karena ada problem jaringan dan berusaha diperbaiki.

"Saya sudah komunikasi dengan kepala BKN pusat, minta agar tim daerah juga membuat crisis center biar semua bisa tanya," katanya saat meninjau pelaksanaan tes CPNS di Gedung Wiworo Wiji Pinilih, Kota Magelang, Senin (29/10/2018).

Ganjar mengatakan masyarakat saat ini semakin skeptis dan menuangkan keingintahuan mereka melalui media sosial. "Apa pun namanya, itu soal virtual dan riil maka dua-duanya harus ada help desk yang siap membantu," katanya.

Terkait adanya kendala teknis yang mengakibatkan tes CPNS beberapa daerah diundur, Gubernur Jateng mengaku sudah melakukan rapat internal. "Tadi saya sudah rapat internal, intinya agar seluruh panitia lokal membantu BKN, membantu pihak penyedia jasa untuk jaringannya. Tidak perlu saling menyalahkan, bereskan semua," katanya.

Ia meminta agar semua pihak bisa saling bekerja sama demi terlaksananya tes CPNS yang lancar. "Saya minta kalau ada kejadian atau gangguan luar biasa dan tidak bisa ditangani, segera rapat, ambil keputusan apakah ditunda atau tidak. Agar tidak menjadikan persoalan pada para peserta yang sudah menunggu," katanya.

Ia menilai pelaksanaan tes CPNS yang berlangsung di Kota Magelang sudah lumayan baik. "Di Magelang lumayan baik, mudah-mudahan baik terus sampai hari terakhir tanggal 17 November 2018," kata Ganjar Pranowo.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara