Prabowo Datangi Kandang Banteng Galang Dukungan Warga Jateng

Capres nomor urut 2 dalam Pilpres 2019 Prabowo Subianto mengunjungi Ponpes As-Shodiqiyah Semarang, Senin (29/10 - 2018). (Bisnis/Alif Nazzala Rizqi)
30 Oktober 2018 07:50 WIB Alif Nazzala Rizqi Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Calon presiden nomor urut 2 dalam Pilpres 2019 Prabowo Subianto melakukan safari politik ke beberapa pondok pesantren Jawa Tengah yang terkenal sebagai kandang banteng. Hal tersebut dilakukan demi meminta restu dirinya maju sebagai calon presiden periode 2019-2024.

Prabowo Subianto mengatakan silaturahmi yang dilakukan sebagai wujud penghormatan kepada para pemuka agama di Jateng. Dia menuturkan telah mengunjungi beberapa tokoh agama mulai dari Kabupaten Banyuwangi, Rembang, sampai ke Kabupaten Tegal menjelang Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2019.

"Saya datang ke Jawa Tengah sebagai rangkaian silaturahmi, dan menyambangi berbagai desa untuk mendengarkan keluhan masyarakat mengenai apa saja yang menjadi permasalahan selama ini," kata Prabowo Subianto saat mengunjungi Ponpes As-Shodiqiyah Semarang, Jateng, Senin (29/10/2018).

Di sisi lain, Prabowo Subianto juga menulis buku mengenai pandangan dan keadaan bangsa Indonesia selama ini. Menurutnya, dibuku ini dia menjelaskan mengenai kejanggalan yang menyebabkan ekonomi bangsa belum bisa tumbuh optimal.

Prabowo menjelaskan, lebih dari 25 tahun pihaknya telah mengumpulkan data dan fakta bahwa sistem yang berjalan selama ini belum bisa membawa kesejahteraan dan kemakmuran bagi bangsa Indonesia. Dia berujar, jika sistem yang ada selama ini harus diperbaiki.

"Bagaimana negara bisa saja maju jika selama ini kekayaan yang ada mengalir keluar negeri. Saya berani mengatakan ini karena telah mengunjungi dan mengetahui fakta yang telah terjadi," tegasnya.

Sementara itu, lanjut dia, bahwa pihaknya sudah terjun di dunia politik sejak tahun 2004, baik menjadi cawapres maupun capres, namun nampaknya belum diberikan amanah oleh rakyat untuk menjadi seorang pemimpin. Dia berharap, agar dalam pergelaran Pilpres 2019 nanti bersama Sandiaga Uno.

"Saya sudah terjun di dunia politik sejak 2004 sebagai cawapres maupun capres. Tapi tampaknya rakyat belum merestui untuk saya menjadi pemimpin negeri ini. Namun, di Pilpres 2019 nanti saya bersama Sandiaga Uno optimistis akan memenangkannya," katanya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Bisnis