Sepert Ini Penanganan Pasar Legi Solo Pasca-Insiden Kebakaran...

Kebakaran melanda Pasar Legi, Solo, Senin (29/10 - 2018) malam. (Solopos / Nicolous Irawan)
31 Oktober 2018 08:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, mengaku akan melakukan pola  penanganan yang sama terhadap Pasar Legi seperti Pasar Johar Semarang dan Pasar Klewer.  Nasib pasar yang didirikan KGPAA Mangkunegaran I pada 1757 itu sama dengan Pasar Johar dan Pasar Klewer yang mengalami kebakaran dahsyat, Senin (29/10/2018) sore.

Hal itu disampaikan Ganjar menanggapi kebakaran yang melanda Pasar Legi. Meski tidak menyebutkan secara detail penanganan yang akan dilakukan terhadap Pasar Legi pascainsiden kebakaran, Ganjar mengaku akan menggunakan pola yang sama seperti halnya Pasar Johar dan Pasar Klewer yang pernah terbakar, beberapa tahun lalu.

"Nanti polanya mirip-mirip seperti itu. Itu nanti, yang sekarang terpenting adalah padamkan apinya dulu, buat pasar relokasinya agar pedagang bisa tenang," ujar Ganjar saat dijumpai wartawan di kantornya, Selasa (30/10/2018).

Atas musibah kebakaran itu, Ganjar pun mengaku prihatin. Ia mengaku sejak Senin petang telah memantau perkembangan pemadaman api di pasar yang dihuni sekitar 2.400 pedagang itu.

“Sejak tadi malam saya pantau. Saya minta bereskan dulu, api harus dipadamkan dan pagi ini, saya mendapat laporan api sudah berhasil dipadamkan,” ujar Ganjar saat dijumpai wartawan di kantornya, Selasa (30/10/2018).

Selain itu, Ganjar juga meminta Pemkot Solo untuk segera menyiapkan lokasi sementara atau pasar darurat untuk para pedagang berjualan pasca-insiden kebakaran yang melanda Pasar Legi.

“Itu yang terpenting. Segera buatkan pasar darurat untuk mereka yang menjadi korban kebakaran,” ujarnya.

Terkait penanganan musibah, Ganjar mengaku akan segera membahasnya dengan Pemkot Solo. Ia saat ini telah meminta Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo, untuk menghitung terkait tanggap darurat serta proses pembangunan kembali pasar tersebut.

Terkait bantuan keuangan dari Pemprov Jateng, Ganjar mengatakan jika belum ada pembicaraan serius. “Nanti kami akan komunikasikan dengan Pemkot Solo soal itu,” tegas Ganjar.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya