Auditorium Undip Dibangun di Lahan Sengketa, Ini Akibatnya…

Kampus Universitas Diponegoro (Undip) Semarang. (Facebook.com/Universitas Diponegoro)
01 November 2018 19:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Rektor Universitas Diponegoro Semarang digugat warga gara-gara membangunan gedung di lahan yang hingga kini masih dalam sengketa. Gugatan itu dilayangkan oleh Rusdi Wasito.

Perkara tersebut kini tengah diadili di Pengadilan Negeri Semarang. Sidang perdana yang dihadiri kuasa hukum penggugat dan tergugat, Kamis (1/11/2018), mengagendakan penjadwalan mediasi antara kedua pihak.

"Menunjuk hakim mediator Edi Suwanto," kata ketua majelis hakim Bayu Isdiyatmoko yang memimpin jalannya sidang pengadilan. Tahapan selanjutnya dalam penanganan perkara tersebut adalah mediasi antara kedua pihak hingga jangka waktu yang sudah ditentukan.

Penggugat dalam gugatannya yang diwakili kuasa hukumnya, Adie Siswoyo, menjelaskan gugatan tersebut dilayangkan karena Undip dinilai telah mendirikan bangunan di lahan yang masih dalam sengketa. Undip membangun Gedung Fakultas Teknik Kimia dan Gedung Auditorium Prof. Soedarto tanpa sepengetahuan, izin, dan sepengetahuan penggugat.

Dalam gugatannya, penggugat meminta pengadilan menyatakan bahwa dua bidang tanah yang masih menjadi sengketa tersebut merupakan milik penggugat. Penggugat juga meminta pengadilan memerintahkan Undip untuk segera mengosongkan dan menyerahkan kedua bidang lahan tersebut.

"Menghukum tergugat untuk membongkar gedung Fakultas Teknik Kimia dan Auditorium Prof.Soedarto yang berdiri di atas tanah sengketa tersebut," katanya.

Kepala UPT Humas Undip Nuswantoro Dwiwarno ketika dihubungi, Kamis petang, menyatakan pihaknya masih menunggu jawaban dari Biro Hukum Undip. "Belum dapat jawaban karena Kantor [Biro] Hukum belum kasih jawaban," katanya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara