Lepas Tour de Borobudur, Ganjar Pamer Potensi Jateng

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, melepas peserta Tour de Borobudur di Balai Kota Semarang, Jateng, Sabtu (3/11 - 2018). (jatengprov.go.id)
04 November 2018 08:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, memamerkan sederet potensi yang dimiliki Jawa Tengah (Jateng) kepada peserta Tour de Borobudur di Balai Kota Semarang, Sabtu (3/11/2018).

Tour de Borobudur merupakan ajang tur bersepeda yang digelar selama dua hari, Sabtu dan Minggu (4/11/2018). Ajang ini mengambil start dari Balai Kota Semarang dan berakhir di kawasan Candi Borobudur.

Kawasan wisata yang bakal dilintasi peserta tur ini, antara lain Klenteng Sampookong, Goa Kreo, Plantera Kendal, Perkebunan Ngobo, Rawa Pening, Kawasan Kopeng, dan kawasan pedesaan di sepanjang rute. Rute Rawa Pening menuju Kopeng melalui jalan di lereng Gunung Merapi dengan pesona alam yang memukau.

Ganjar mengaku ajang ini bisa dimanfaatkan Jateng untuk memamerkan sederet potensi, mulai dari wisata hingga kemajuan infrastruktur.  

“Harapannya adalah dapat menarik wisatawan dan mengembangkan atlet-atlet,” kata Ganjar dilansir laman Internet resmi Pemprov Jateng, Sabtu.

Selain tempat wisata, peserta Tour de Borobudur 2018 juga akan melintasi jalur tol baru, Semarang-Batang, yang memiliki ikon Jembatan Kalikuto. Di jalur tol ini, Ganjar tak mau ketinggalan turut melintasi dengan menaiki sepeda.

“Kali ini kita pamer tematik. Kalau dulu full jalur, sekarang kita mau pamer infrastruktur, maka kita lewat tol. Sehingga mereka bisa tahu progres tolnya kayak apa, kelak akan seperti,” ujar Ganjar.

Koordinator Tour de Borobudur, Hendra Dharmanto, mengatakan event kali ini banyak menawarkan rute baru, terlebih pada rute jalur tol Semarang – Batang. Bukan sekadar jalur baru, Hendra mengatakan di jalur tol ini juga tersaji pemandangan yang sangat eksotis.

“Jalur-jalur yang kita pilih ini sesuai dengan tema Tour de Borobudur kali ini, yakni Banyak Jalan Menuju Borobudur,” ungkapnya.

Hendra mengatakan total lebih dari 2.000 pesepda yang ikut serta pada Tour de Borobudur 2018. Dari sekian banyak peserta itu, beberapa di antaranya berasal dari luar negeri, seperti Jerman, Prancis, Jepang, Australia dan Belanda.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya