Jateng Terus Kembangkan Energi Baru dan Terbarukan

Foto udara instalasi pembangkit listrik tenaga surya sebagai sumber energi baru terbarukan (EBT), di Rumah Sakit Pertamina Cilacap, Jawa Tengah, Jumat (26/10 - 2018). (Antara/Idhad Zakaria)
05 November 2018 17:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus berupaya meningkatkan penggunaan sekaligus pemanfaatan energi baru dan terbarukan dengan menggandeng berbagai pihak terkait.

"Kami berupaya meningkatkan pemanfaatan energi alternatif melalui potensi energi biogas, biomassa, dan gas rawa, mengembangkan listrik perdesaan melalui pembangkit berbasis energi alternatif, mengembangkan, dan menyelenggarakan lomba desa mandiri energi serta hemat energi air," kata Wakil Gubernur Taj Yasin di Kota Semarang, Jawa Tengah, Jumat (2/11/2018).

Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu menjelaskan bauran energi di Jateng pada 2017 untuk energi baru dan terbarukan tercatat sebesar 9,56% dan sesuai dengan Rencana Umum Energi Nasional, maka porsi energi baru dan terbarukan pada bauran energi akan ditingkatkan. "Pada 2018 ditargetkan sebesar 10,31%, pada 2025 sebesar 21,32%, dan 2050 sebesar 28,82%," ujarnya.

Upaya lain untuk mengembangkan energi baru dan terbarukan sekaligus mendukung peningkatan rasio elektrifikasi adalah pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Solar Home System yang juga menjadi solusi mengatasi kebutuhan energi listrik untuk penerangan rumah tangga, khususnya di daerah terpencil yang sulit terjangkau aliran listrik PLN.

Pembangunan PLTS SHS di Jawa Tengah yang sudah dilaksanakan sejak 2013 hingga 2017 sebanyak 488 unit dengan kapasitas terpasang sebesar 24,4 KWp, sedangkan pada 2018 sedang dibangun PLTS SHS sebanyak 87 unit di Kabupaten Jepara, Kabupaten Klaten, dan Kabupaten Semarang.

"Energi baru dan terbarukan juga kami kembangkan melalui pembangunan demplot biogas di Jateng pada 2013-2017 sebanyak 75 unit, dan pada 2018 sedang dibangun sepuluh unit demplot biogas yang terletak di Kabupaten Semarang, Boyolali, Karanganyar, Wonogiri dan Klaten," kata mantan anggota DPRD itu.

Selain itu, imbuh dia, pada 2017 juga telah dibangun demplot gas rawa di Desa Rajek, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan dengan penerima manfaat sebanyak 22 kepala keluarga.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara