Masuki Penghujan, Batang Data Wilayah Rawan Longsor

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Batang Nasikhin. (Antara/Kutnadi)
07 November 2018 21:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, BATANG — Pemerintah Kabupaten Batang akan melakukan survei dan mengidentifikasi sejumlah titik rawan tanah longsor sebagai upaya mengurangi risiko bencana seiring dengan memasuki musim penghujan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Batang Nasikhin mengatakan bahwa saat ini sudah memasuki masa peralihan dari musim kemarau ke musim penghujan sehingga pemerintah daerah beserta seluruh stakeholder kebencanaan harus siap siaga sejak dini. "Kami minta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) segera melakukan survei pada titik-titik rawan longsor untuk melihat apa yang bisa mengurangi risiko bencana. Kuncinya, adalah pengurangan resiko bencana, karena ancaman bencana kan tidak bisa dihilangkan," katanya di Batang, Jateng, Selasa (6/11/2018).

Menurut dia, sejumlah titik rawan tanah longsor berada pada wilayah Kabupaten Batang bagian selatan karena letak geografisnya adalah dataran pegunungan seperti Kecamatan Blado, Reban, dan Bawang. "Oleh karena, bagi warga yang berada di wilayah atas kami imbau waspada dan hati-hati karena saat ini sudah mulai memasuki musim hujan," katanya.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Batang Ulul Azmi mengatakan sesuai prediksi Badan Meterologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), hujan akan mulai turun di wilayah bagian atas pada awal November 2018 sedang wilayah bagian utara pada akhir November 2018. "Jika hari sebelumnya sempat turun hujan, itu sifatnya baru peralihan saja. Akan tetapi sesuai prediksi BMKG, hujan akan mulai terjadi pada akhir Desember 2018 sampai Januari 2019, bahkan sampai Februari mendatang," katanya.

Ia mengatakan sebagai bentuk kesiapsiagaan penanggulangan rawan bencana, BPBD segera menghidupkan posko-posko penanggulangan bencana di masing-masing wilayah kecamatan. "Selain itu, kami juga minta pada Dinas Pekerjaan Umum dan permukiman Rakyat [DPUPR] dan Badan Lingkungan Hidup [BLH] untuk melakukan penataan pohon-pohon tua di pinggir baik pada jalan kabupaten dan provinsi untuk mengurangi potensi kecelakaan saat musim hujan," katanya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara