Berdandan Ala Pejuang, Mahasiswa Undip Layani Pengunjung Rail Clinic

Para mahasiswa Undip berdandan ala pahlawan kemerdekaan tengah membantu warga dalam kegiatan Rail Clinic di Stasiun Kaliwungu, Kendal, Rabu (7/11 - 2018). (Istimewa/Humas PT KAI Daops IV Semarang)
08 November 2018 16:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Berdandan ala pejuang kemerdekaan, sekelompok orang terlihat sibuk di salah satu gerbong kereta api yang berhenti di Stasiun Kaliwungu, Kendal, Jawa Tengah (Jateng), Rabu (7/11/2018).

Namun, kesibukan mereka bukanlah untuk mempersiapkan peperangan. Mereka sibuk untuk melayani warga yang datang dan meminta pelayanan kesehatan di gerbong kereta itu.

Gerbong kereta itu tak lain adalah kereta api yang difungsikan sebagai rumah sakit berjalan di atas rel atau populer disebut Rail Clinic. Kali ini, Rail Clinic hadir di Stasiun Kaliwungu, untuk melaksanakan kegiatan bakti sosial berupa pengobatan gratis.

Tak hanya menghadirkan tenaga kesehatan, Rail Clinic yang dilengkapi fasilitas perpustakaan itu juga turut mendatangkan sejumlah mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) untuk melayani warga. Para mahasiswa Undip itu melayani pengunjung dengan berdandan ala pejuang kemerdekaan sambil membagikan bendera merah putih.

Manajer PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daops) IV Semarang, Suprapto, mengatakan para mahasiswa Undip itu memang sengaja berdandan ala pejuang kemerdekaan. Selain untuk menyambut Hari Pahlawan yang jatuh pada 10 November nanti, hal itu dilakukan untuk menghayati arti dan nilai-nilai kepahlawanan.

“Ini dilakukan agar generasi muda saat ini bisa turut menghayati arti dan nilai-nilai kepahlawanan. Makanya, mereka berdandan ala pejuang kemerdekaan dalam membantu warga yang membutuhkan layanan kesehatan di Rail Clinic,” tutur Suprapto, Rabu.

Suprapto menambahkan kehadiran Rail Clinic di Stasiun Kaliwungu tersebut dalam rangka melaksanakan kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) PT KAI Daops IV Semarang di sejumlah jalur kereta api. Kegiatan itu antara lain pengobatan gratis, pemberian kaca mata gratis kepada siswa sekolah dasar, pemberian bantuan alat olahraga, penyuluhan kesehatan, dan penyuluhan keselamatan perjalanan kereta api.

Selama 2018, kegiatan Rail Clinic sudah digelar di tiga stasiun di wilayah PT KAI Daops IV. Sebelum di Stasiun Kaliwungu, kegiatan serupa juga pernah digelar di Stasiun Kradenan pada 28 Agustus dan Stasiun Gundih pada 30 Agustus lalu.

"Pelayanan kesehatan gratis di Stasiun Kaliwunggu dengan Rail Clinic ini merupakan salah satu program rutin PT KAI sebagai wujud kepedulian perusahaan transportasi kepada masyarakat, terutama yang tinggal di sekitar jalur kereta api. Semoga dengan adanya layanan Rail Clinic yang dilengkapi Rail Library ini bisa meningkatkan kesehatan dan kecerdasan warga,” ujar Vice President PT KAI Daops IV Semarang, Yosita.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya