Basarnas Jateng Bekali MFR Pencinta Alam Temanggung

Kepala Basarnas Jateng, Aris Sofingi, memberikan cindera mata kepada salah satu peserta pelatihan di Temanggung, Rabu (7/11 - 2018). (Semarangpos.com/Humas Basarnas Jateng)
08 November 2018 14:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan atau yang populer disebut Basarnar Jawa Tengah (Jateng) memberikan pelatihan keterampilan pertolongan pertama atau Medical First Responder (MFR) kepada potensi Search and Rescue (SAR) Kabupaten Temanggung.

Pelatihan yang diikuti 27 organisasi potensi SAR dari kalangan pencinta alam itu digelar di Gedung Panorama Perhutani, Jl. Wonosobo-Temanggung, Kecamatan Kledung,Kabupaten Temanggung, Jateng, Rabu (7/11/2018).

Kepala Basarnas Jateng, Aris Sofingi, mengatakan keterampilan dalam memberikan penanganan pertama terhadap korban kecelakaan darat, laut, maupun udara, sangat penting dikuasai potensi SAR. Oleh karenanya ia pun berharap potensi SAR bisa mengikuti pelatihan tersebut dengan sebaik mungkin.

“Bagi para potensi SAR diharapkan bisa mengikuti instruksi pelatih dengan baik. Pelatihan ini bisa meningkatkan keterampilan individu dan juga kerja sama tim dalam menangani korban,” ujar Aris dalam keterangan resmi yang diterima Semarangpos.com, Rabu.

Pelatihan tersebut digelar selama tiga hari. Sementara itu, alasan Temanggung dipilih sebagai lokasi pelatihan karena kondisi geografis wilayah tersebut yang terdapat dua gunung, yakni Sindoro dan Sumbing dan kerap dikunjungi pendaki. Hal itu pulalah yang membuat wilayah itu rentan terjadi kondisi yang membahayakan keselamatan pendaki dan membutuhkan pertolongan pertama.

Total ada 60 personel potensi SAR yang mengikuti pelatihan dengan dipandu beberapa instruktur. Selama pelatihan mereka mendapat materi teori dan praktik, seperti pengenalan pertolongan pertama, pemindahan korban secara darurat, pemeriksaan fisik, pemilahan cedera korban, penanganan cedera, hingga terapi oksigen.

"Diharapkan potensi SAR Temanggung bisa mengapliksikan materi yang sudah diberikan instruktutur. Selain itu, kami juga ingin hubungan antara potensi SAR dengan Basarnas semakin erat, semakin bersinergi di lapangan saat memberikan pertolongan kepada yang membutuhkan,” kata Aris.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya