Taruna Polimarin Gelar Upacara Hari Pahlawan di Kapal

Para taruna Polimarin Semarang saat menggelar upacara Hari Pahlawan di KM Kelimutu, Sabtu (10/11 - 2018). (Istimewa/Polimarin Semarang)
11 November 2018 08:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Momen Hari Pahlawan yang jatuh pada, 10 November, diperingati seluruh masyarakat Indonesia. Tak terkecuali mahasiswa Politeknik Maritim Negeri Indonesia (Polimarin) Semarang.

Seluruh mahasiswa atau yang akrab disapa taruna dan dosen Polimarin menggelar upacara Hari Pahlawan di, Sabtu (10/11/2018). Uniknya, upacara tersebut digelar di perairan Karimunjawa atau di atas KM Kelimutu.

Upacara yang dipimpin Fajar Tri dan dibina langsung nahkoda kapal, Kapten Asep Soparya itu berlangsung penuh khidmat. Seluruh peserta tampak larut mengenang jasa pahlawan melalui upacara yang berlatarbelakang pemandangan Kepulauan Karimunjawa itu.

Saat menyampaikan amanat, Asep berpesan kepada para peserta agar terus menjaga semangat nasionalis dengan penuh toleransi. Menurutnya, siapapun dapat mengobarkan semangat kepahlawanan demi negara ini.

“Upacara ini untuk memperingati para pahlawan membela NKRI, saat pertempuran di Surabaya 73 tahun lalu. Pahlawan tersebut telah mewariskan kemerdekaan tersebut pada kita. Mari kita jaga,” ujar Asep dalam keterangan resmi yang diperoleh Semarangpos.com, Sabtu.

Seusai upacara, Asep mengaku sangat bangga dapat menggelar upacara bersama para taruna Polimarin. Hal ini menunjukkan semangat kepahlawanan baik kru kapal maupun para taruna.

“Mudah-mudahan dengan peringatan ini dapat memberikan semangat untuk belajar, menuntut ilmu demi meraih kesuksesan,”tutur dia.

Sementara itu, Direktur Utama Polimarin, Sri Tutie Rahayu, mengucapkan terimakasih kepada Pelni dan nahkoda atas kesempatan mengikuti upacara peringatan Hari Pahlawan di atas dek KM Kelimutu.

Menurutnya, sebagai kampus maritim bela negara pertama, inilah salah satu implementasi nyata dari Polimarin Semarang.

“Hal ini kami koordinasikan dengan berbagai pihak, yakni Pelni, TNI Angkatan Laut, dan Kementrian Pertahanan sebagai poros utama, karena program bela negara ini kami adaptasi dari Kementrian Pertahanan,” kata Sri.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya