8.938 Peserta Tes CPNS Kota Semarang, 511 yang Lolos

Ilustrasi tes CPNS. (Solopos/Sunaryo Haryo Bayu)
13 November 2018 14:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Sebanyak 511 orang peserta seleksi kompetensi dasar (SKD) calon pegawan negeri sipil (CPNS) Kota Semarang dinyatakan lolos tes yang digelar dengan menggunakan sistem computer assisted test (CAT) di GOR Wujil, Kecamatan Ungaran, Kabupaten Semarang, awal November lalu. Jumlah itu terbilang sangat minim, mengingat total keseluruhan peserta yang mengikuti seleksi mencapai 8.938 orang.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Semarang, Bambang Sukono, mengatakan dari 8.938 orang peserta itu hanya 515 orang yang lolos passing grade SKD. Padahal, Pemkot Semarang membuka 709 lowongan yang terbagi dalam tenaga kesehatan, guru, teknis, dan eks tenaga honorer K-2.

“Jumlah lowongan yang kita buka lebih besar dibanding peserta yang lolos SKP. Saya juga enggak tahu kenapa? Apa karena tesnya yang terlalu sulit, sehingga banyak peserta yang enggak lolos,” ujar Bambang saat dihubungi Semarangpos.com, Senin (12/11/2018) malam.

Bambang mengatakan fenomena peserta yang lolos SKD lebih sedikit dibanding lowongan yang dibutuhkan terjadi hampir di seluruh daerah di Indonesia. SKD itu meliputi Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP).

TWK itu passing grade yang dibutuhkan 75, sedangkan TIU 80, dan TKP 143, untuk jalur umum. Sedangkan untuk jalur khusus, passing grade TKP mencapai 85.

“Nanti kami akan laporkan dulu hasil ini [peserta lolos CAT] ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi [PAN-RB]. Belum tahu tindak lanjutnya seperti apa nanti. Yang pasti, jumlah yang lolos [peserta CAT] lebih sedikit dibanding lowongan yang dibuka,” terang Bambang.

Peserta yang lolos SKD itu masih harus menjalani seleksi atau tes lainnya, sebelum dinyatakan lolos dalam seleksi penerimaan CPNS Kota Semarang 2018. Mereka massih akan menjalani tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) sesuai bidang masing-masing yang jadwalnya masih menunggu dari Kementerian PAN-RB.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya