PSIS Semarang Ogah Disebut Jago Kandang

Striker PSIS Semarang Bruno Silva. (Liga/indonesia.id)
13 November 2018 20:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — PSIS Semarang enggan disebut sebagai tim yang jago kandang. Sebutan ini mengemuka menjelang laga PSIS Semarang kontra Persib Bandung pada laga lanjutan Liga 1 di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Minggu (18/11/2018).

Tampil di Stadion Moch Soebroto yang menjadi markas sementara sebelum Stadion Jatidiri, Semarang, bisa digunakan, PSIS Semarang memang tampil impresif. Dari 15 laga kandang selama Liga 1 2018, skuat berjuluk Mahesa Jenar itu telah mengantongi sembilan kemenangan, tiga seri, dan hanya kalah tiga kali.

Kendati demikian, Manajer PSIS Semarang, Setyo Agung Nugroho, menolak timnya disebut sebagai tim jago kandang. Hal itu dikarenakan PSIS Semarang juga pernah meraih kemenangan saat laga tandang, meski jumlahnya tak sebanyak saat tampil sebagai tuan rumah.

“Kami pernah juga meraih poin tandang, bahkan dua kali kami menang di kandang lawan,” tegas Agung kepada awak media di Semarang, Selasa (13/11/2018).

Pernyataan Agung memang tidak salah. Dalam 15 kali penampilan di kandang lawan, skuat besutan Jafri Sastra itu pernah merasakan dua kali kemenangan, yakni saat tampil melawan PSMS Medan dan PS Tira di Bantul, Yogyakarta.

Sementara hasil seri diraih PSIS Semarang sebanyak tiga kali saat bertandang ke markas lawan. Sedangkan 10 laga tandang lainnya berakhir dengan kekalahan.

Agung menilai meski banyak menelan kekalahan saat tampil di kandang lawan, performa PSIS Semarang tidak terlalu buruk. Hari Nur Yulianto dkk. mampu memberikan perlawanan yang militan, seperti saat melawan Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda, akhir pekan lalu. Saat itu, PSIS Semarang memang kalah 1-2. Namun kekalahan itu hanya dikarenakan PSIS Semarang terlambat panas.

“Mungkin saat bermain di kandang, adanya dukungan suporter membuat anak-anak tampil lebih semangat. Namun, kami di tandang juga bermain baik, hanya kadang terlambat panas," ujar Agung.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya