Berbekal CCTV, Semarang Pede Terapkan E-Tilang

Pelanggar aturan lalu lintas mengurus surat tilang secara elektronik (e-tilang) di loket pelayanan tilang Mapolres Demak, Jawa Tengah, Senin (12/11 - 2018). (Antara/Aji Styawan)
21 November 2018 10:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG —  Polrestabes Semarang berencana memulai pemberlakuan penindakan terhadap pelanggar aturan lalu lintas dengan bukti pelanggaran (tilang) elektronik alias e-tilang. Langkah Polrestabes Semarang itu percaya diri (pede) diambil dengan didukung teknologi yang berbasis rekaman closed circuit television (CCTV).

Kepala Satuan Lalu Lintas Polrestabes Semarang AKBP Yuswanto Ardi mengatakan aplikasi sistem Electoronic Traffic Law Enforcement ini akan bekerja sama dengan dinas perhubungan sebagai operator CCTV. "Nantinya pelanggar yang terekam CCTV akan diidentifikasi nomor kendaraannya," katanya di Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (20/11/2018).

Rekaman bukti pelanggaran tersebut, lanjut dia, akan disimpan sekaligus dikirimkan ke alamat yang tercatat dari hasil identifikasi nomor kendaraan tersebut. Ia menyebut ada waktu empat hari bagi pemilik kendaraan yang teridentifikasi itu. "Kami harapkan ada konfirmasi, apakah kendaraan yang melanggar itu masih dimiliki atau sudah berpindah pemilik," katanya.

Menurut dia, ada batas waktu tertentu bagi pemilik kendaraan yang ditilang itu untuk membayar denda ke bank yang sudah ditunjuk. Jika hingga batas waktu yang ditentukan denda tidak dibayar, kata dia, maka STNK kendaraan yang tertangkap melangggara akan diblokir saat mengurus pajak.

Penerapan sistem baru ini, lanjut dia, didasarkan pada Pasal 184 KUHAP dan UU No. 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara