Pemerintah Janjikan Rp70 T Dana Desa untuk 2019

Presiden Joko Widodo alias Jokowi. (Bisnis)
23 November 2018 14:50 WIB Alif Nazzala Rizqi Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Pemerintah akan menjanjikan pengucuran Rp70 triliun dana desa guna pembangunan perdesaan pada tahun anggaran 2019 mendatang. Dana tersebut naik jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang hanya Rp60 triliun.

Janji itu dikemukakan Presiden Joko Widodo di Kota Semarang, Jawa Tengah, Kamis (22/11/2018). Dikatakannya, selama empat tahun pemerintahannya, ia memprioritaskan pengembangan desa. Pasalnya, desa menurutnya merupakan salah satu penopang perekonomian masyarakat.

"Desa merupakan salah satu penopang perekonomian masyarakat. Sehingga, dana desa harus dimanfaatkan betul untuk membangun infrastruktur desa dan demi kemajuan desa tersebut," tegas Jokowi.

Jokowi menjelaskan, Rp60 triliun dana desa berhasil untuk membangun berbagai infrastruktur seperti jalan desa sepanjang 123.000 km, 11.500 posyandu, 18.000 tempat pendidikan anak usia dini (PAUD), 6.500 pasar desa , 791.000 m jembatan, 28.000 saluran irigasi, dan 1.900 embung. Menurutnya, dengan pencapaian tersebut maka dapat disimpulkan jika dana desa sangat bermanfaat bagi masyarakat sehingga, pemanfaatannya harus dilakukan sebaik mungkin dan tidak boleh ada kebocoran.

"Dana desa senilai Rp60 triliun sudah dimanfaatkan dengan baik dan tersalurkan secara merata kepada masyarakat. Tapi saya titip jangan sampai ada kebocoran dan harus dimanfaatkan sebaik mungkin," kata Jokowi

Di sisi lain, Jokowi juga mendorong setiap desa yang mempunyai potensi wisata untuk berkembang. Hal ini dilakukan, untuk meningkatkan perekonomian masyarakat desa melalui sektor pariwisata. Pasalnya, perputaran uang dalam sektor pariwisata cukup besar.

Dia mencontohkan, ada sebuah desa di Indonesia yang menghasilkan pendapatan sebesar sampai Rp14 miliar. Dikatakan Jokowi, setiap desa harus bisa memetakan potensinya sehingga masyarakat bisa memanfaatkanya.

"Desa terus kami dorong untuk mandiri terutama sektor pariwisata. Karena perputaran uang di sektor pariwisata cukup menjanjikan," katanya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Bisnis