Penalti Telat Fabiano Rampas Kemenangan PSIS Semarang

Gelandang PSIS Semarang, Bayu Nugroho, melakukan selebrasi seusai menjebol gawang Madura United pada ajang Liga 1 di Stadion Gelora Bangkalan, Senin (26/11 - 2018). (Instagram @psisfcofficial)
26 November 2018 17:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — PSIS Semarang harus mengubur kemenangan yang sudah berada di depan mata saat bertandang ke markas Madura United pada lanjutan Liga 1 di Stadion Gelora Bangkalan, Senin (26/11/2018) sore.

Gol penalti Fabiano da Rosa Beltrame di masa injury, membuat PSIS Semarang harus puas mencuri satu poin setelah mengakhiri laga dengan skor 2-2.

Dalam laga yang disiarkan secara langsung TV One itu, PSIS Semarang sebenarnya tampil cukup disiplin. Meski digempur habis-habisan Madura United, skuat berjuluk Mahesa Jenar itu justru mampu unggul lebih dulu lewat gol Bruno Silva pada menit ke-37.

Bruno menciptakan gol melalui tandukan setelah memanfaatkan umpan crossing dari Hari Nur Yulianto di sisi kiri pertahanan Madura United. PSIS Semarang pun unggul 1-0.

Selang beberapa menit, Madura United sebenarnya mampu menyamakan kedudukan. Bayu Gatra mencetak gol ke gawang PSIS Semarang yang dijaga Jandia Eka Putra setelah memanfaatkan bola rebound hasil tendangan bebas Greg Nwokolo.

Namun, gol Bayu Gatra itu tak disahkan oleh wasit. Wasit Nusur Fadillah dari Jakarta menganggap Bayu Gatra lebih dulu terjebak offside sebelum menyongsong bola muntahan hasil sepakan Greg yang membentur mistar gawang PSIS Semarang.

Di babak kedua, Madura United kembali menunjukkan determinasi. Skuat berjuluk Sapi Kerap itu membombardir pertahanan PSIS Semarang melalui barisan penyerang seperti Greg, Bayu Gatra, maupun Milad Zeneydpour.

Pada menit ke-56, Madura United akhirnya mampu menyamakan kedudukan melalui tandukan Fabiano. Kapten Madura United itu mencetak gol setelah memanfaatkan umpan Slamet Nurcahyo.

Meski demikian, Madura United tak bisa berlama-lama merayakan gol penyama kedudukan itu. Selang 10 menit, tepatnya menit ke-66, PSIS Semarang kembali unggul. Kali ini melalui gol Bayu Nugroho.

Eks pemain Persis Solo itu menjebol gawang Madura United yang dijaga Satria Tama untuk kali kedua setelah memanfaatkan umpan datar dari Bruno Silva. PSIS Semarang pun unggul 1-2.

Di akhir laga beberapa insiden mewarnai jalannya pertandingan. Kontak fisik antarpemain kedua belah pihak sempat mewarnai jalannya laga.

Puncaknya terjadi pada menit ke-86 saat Greg terjatuh di kotak terlarang PSIS Semarang. Wasit Nusur Fadillah yang melihat kejadian itu pun memberikan hadiah penaliti untuk Madura United.

Keputusan wasit asal Jakarta itu pun melahirkan protes dari para pemain PSIS Semarang. Mereka menilai Greg hanya melakukan diving karena terjatuh sebelum kakinya tersentuh tangan Jandia.

Protes pemain PSIS Semarang itu pun membuat pemain Madura United bereaksi. Alhasil terjadi kontak fisik antara pemain PSIS Semarang maupun Madura United, seperti Ibrahim Conteh dengan Asep Berlian.

Meski demikian, keputusan wasit tak bisa diganggu gugat. Madura United tetap mendapat hadiah penalti yang dieksekusi dengan apik oleh Fabiano pada menit ke-90+2.

Hasil seri 2-2 ini pun membuat PSIS Semarang naik ke posisi 11 dengan torehan 43 angka, hasil dari 12 kali kemenangan, tujuh seri, dan 13 kali kalah. Sedangkan, Madura United naik ke posisi ketujuh dengan torehan 45 poin.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya