DPP PDIP Yakin Jateng Tetap Kandang Banteng di Pemilu 2019, Apa Indikasinya?

PDIP mengajak calon anggota legislatif berlatar belakang artis mengunjungi museum di Jakarta. (Bisnis/Muhammad Ridwan)
27 November 2018 07:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, CILACAP — Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto secara terbuka menyatakan keyakinannya bahwa Jawa Tengah tetap akan menjadi kandang banteng dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. Elektabilitas PDIP di provinsi ini ditaksir mencapai 46%.

"Survei terakhir elektabilitas PDI Perjuangan di Jawa Tengah mencapai 46%," kata Hasto dalam rapat konsolidasi di Kantor DPC PDIP Cilacap, Jawa Tengah, Minggu (25/11/2018) malam. Kegiatannya di Cilacap itu merupakan rangkaian Safari Kebangsaan Tahap Kedua.

Terkait tingginya elektabilitas PDI Perjuangan di Jawa Tengah itu, Hasto mengklaim gerakan ganti presiden tidak laku di Jateng. Lebih lanjut, Hasto memuji Ketua DPD PDIP Jateng Bambang Wuryanto yang dinilainya berhasil melakukan konsolidasi politik dan ideologi serta menguasai peta politik dengan baik.

Sedangkan Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Syaiful Hidayat mengingatkan kader-kader PDI Perjuangan hendaknya tidak sombong dan takabur dengan hasil survei yang menempatkan elektabilitas PDIP di Jateng mencapai 46 persen. Menurut Djarot, kader-kader PDIP justru harus semakin bersemangat turun ke masyarakat.

"Kader-kader PDI Perjuangan di tingkat ranting, anak ranting, dan pengurus anak cabang betul-betul berjuang dengan tulus. Ini yang membuat nama PDI Perjuangan harum," ujar Djarot.

Safari Kebangsaan Tahap Kedua yang dilakukan DPP PDI Perjuangan di jalur selatan Jawa Barat dan Jawa Tengah, salah satunya untuk menilai konsolidasi dan kesiapan Si Banteng di daerah. Sebelum ke Cilacap, Safari Kebangsaan tahap kedua telah melalui Bandung Barat, Garut, Tasikmalaya dan Pangandaran. Selanjutnya, Magelang, dan Sleman menjadi tujuan selanjutnya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara