DPRD Semarang: Cegah Radikalisme di Akhir Tahun!

Ilustrasi kemeriahan pesta kembang api di malam Tahun Baru. (Antara)
27 November 2018 22:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Kalangan DPRD Kota Semarang mengingatkan pentingnya mengantisipasi kerawanan yang muncul saat perayaan Hari Natal 2018 dan Tahun Baru 2019. "Kami berharap perayaan Natal dan Tahun Baru di Semarang berjalan dengan kondusif, makanya kerawanan perlu diantisipasi," kata Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Wiwin Subiyono, di Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (27/11/2018).

Hal tersebut diungkapkan politikus Partai Demokrat itu saat Diskusi Aman dan Nyaman di Akhir Tahun di Hotel Gets Semarang yang digelar Sekretariat DPRD Kota Semarang. Wiwin dalam kesempatan itu mengatakan potensi kelompok yang terpapar paham radikalisme untuk melakukan aksi teror pada perayaan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 harus bisa dideteksi dan diantisipasi sejak dini.

Dari masyarakat, kata dia, semestinya terus menguatkan toleransi, sikap saling menghormati dan menghargai di antara pemeluk agama sehingga tidak dimasuki oleh paham radikalisme. "Aparat keamanan juga perlu memetakan mana titik-titik yang terjadi penumpukan massa. Artinya, harus dipecah agar konsentrasi massa tidak di satu titik," katanya.

Ia mencontohkan lapangan Simpang Lima yang biasanya kerap menjadi titik berkumpulnya massa pada perayaan Tahun Baru, sebagaimana tahun-tahun sebelumnya. "Jadi, jangan hanya di Simpang Lima. Kan biasanya banyak orang dari sekitar Semarang, seperti Demak, Purwodadi, Kendal, datang ke Semarang, ke Simpang Lima," katanya.

Pemkot Semarang, kata dia, perlu menggelar perayaan pergantian tahun di berbagai titik dengan menggandeng peran serta masyarakat dan swasta sehingga kermaian akhir tahun menyebar. "Lebih baik, di wilayah-wilayah pinggiran juga digelar pesta perayaan [menyambut] tahun baru. Jadi, bisa memecah penumpukan massa. Tidak semuanya berkumpul di pusat kota," ujar Wiwin.

Selain aspek keamanan, dia mengatakan aspek cuaca juga perlu diantisipasi, sebab sekarang ini sudah masuk musim hujan yang berpotensi banjir di beberapa titik. "Ya, diantisipasi juga. Sekarang kan sudah sering hujan, bagaimana jika terjadi banjir, dan sebagainya. Koordinasi lintas sektoral harus terus ditingkatkan," kata Wiwin. '

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara