134 Prajurit TNI Resmi Sandang Gelar Pasukan Tempur Utama

Danrindam IV Diponegoro, Kolonel Inf. Amrin Ibrahim, menyematkan brevet infanteri kepada salah satu prajurit yang dinyatakan lulus pembaretan di kompleks Benteng Pendem, Cilacap, Jateng, Selasa (27/11 - 2018). (Semarangpos.com/Kodam IV Diponegoro)
28 November 2018 08:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Sebanyak 134 prajurit TNI yang menjalani Pendidikan Kejuruan (Dikjur) Tamtama Infanteri (Taif) Abit Dikmata Gelombang I Tahun 2018 resmi dikukuhkan sebagai pasukan tempur darat utama atau Infanteri.

Pengukuhan gelar Infanteri kepada para prajurit tamtama itu dilakukan Komandan Resimen Induk Kodam (Danrindam) IV Diponegoro, Kolonel Inf. Amrin Ibrahim, di kompleks Benteng Pendem, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah (Jateng), Selasa (27/11/2018).

Demi mendapatkan brevet Infanteri itu, para prajurit harus lebih dulu menjalani berbagai tantangan. Mereka juga harus menjalani ketahanan fisik di atas orang-orang normal.

Dalam sambutannya, Dandrindam mengatakan pelatihan yang kerap disebut Yudhawastu Pramukha dan Tradisi Pembaretan itu merupakan bagian yang tak terpisahkan dari karier seorang prajurit infanteri. Selain itu, pelatihan juga bertujuan memupuk jiwa korsa di antara sesama pasukan infanteri dan menumbuhkan nilai-nilai kejuangan para prajurit agar berhasil saat menjalankan misi.

Danrindam menambahkan dengan disahkannya penggunaan brevet infanteri itu, para prajurit harus senantiasa meningkatkan pengetahuan, ketrampilan, dan kemampuan fisik. Baret infanteri adalah lambang kehormatan bagi prajurit infanteri, suatu korps yang berpredikat sebagai penjuru dan pilar TNI AD dengan slogan Yuddha Wastu Pramukha, yang mengandung arti sebagai Pelaksana Pertempuran Terdepan dan menjadi penentu kemenangan dalam pertempuran.

"Kamu adalah Prajurit Yudha Wastu Pramukha sejati, generasi muda penerus, dan pengibar panji-panji kebanggaan serta kehormatan Korps infanteri, kamu adalah raja dimedan pertempuran," tegas Danpusenif melalui Danrindam IV Diponegoro, dalam keterangan resmi yang diterima Semarangpos.com, Selasa.

Pengukuhan 134 prajurit TNI sebagai pasukan infanteri itu turut disaksikan para pejabat Kodam IV Diponegoro, Korem 071 Wijayakusuma, Kodim 0703 Cilacap, dan Polres Cilacap.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya