Lagi, Bank Jateng Raih Penghargaan APBI

Penyerahan penghargaan The Best sekaligus peringkat pertama kepada Bank Jateng untuk kategori Bank BUMD pada Anugerah Perbankan Indonesia/VII/2018 (APBI/VII/2018) dan Anugerah BPR Indonesia VI/ 2018 (ABPRI/VI/2018) yang digelar Majalah Economic Review dan Perbanas Institute. (Antara/Humas Bank Jateng)
28 November 2018 03:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Bank Jateng kembali meraih penghargaan The Best sekaligus peringkat pertama kategori BanK BUMD pada Anugerah Perbankan Indonesia-VII-2018 (APBI-VII-2018) dan Anugerah BPR Indonesia VI- 2018 (ABPRI-VI-2018) yang digelar Majalah Economic Review dan Perbanas Institute.

Trofi penghargaan diterima Sekretaris Perusahaan Bank Jateng Suharto, mewakili Direktur Utama Supriyatno, di Balai Kartini, Jakarta, Senin (19/11/2018) malam. Anugerah Perbankan Indonesia-VII-2018 (APBI-VII-2018) dan Anugerah BPR Indonesia VI- 2018 (ABPRI-VI-2018) itu diberikan sesuai dengan pengelompokan perbankan berdasarkan aset perusahaan, kelompok buku, dan kepemilikan saham perusahaan pemerintah, BUMN, anak perusahaan BUMN, BUMD atau swasta.

Nomine APBPI VII-2018 dan ABPRI-VI-2018 telah diseleksi berdasarkan penilaian kinerja keuangan perusahaan Desember 2017, dengan menggunakan metode perhitungan dan analisa data yang diperoleh dari berbagai sumber, data yang dipublikasi.  "Penganugerahan tersebut, menjadi salah satu penghargaan atas perbankan yang telah mempu terus berinovasi dan menorehkan prestasi dalam menjalankan bisnisnya sepanjang 2017," kata Ketua Penyelenggara APBI-VII-2018 & ABPRI-VI-2018 sekaligus Pendiri Indonesia-Asia Institute - Economic Review Irlisa Rachmadiana.

Sekretaris Perusahaan Bank Jateng Suharto menjelaskan keberhasilan Bank Jateng meraih The Best untuk kategori Bank BUMD tersebut karena adanya dukungan semua pihak baik stakeholder, karyawan, maupun nasabah dan perusahaan akan terus menjaga kinerja yang baik, baik dari sisi operasional maupun tata pengelolaan perusahaan. "Perusahaan pun terus menerus meningkatkan layanan dan melakukan terobosan lewat berbagai inovasi termasuk dalam pelaksanaan cashless. Terkait posisi Bank Jateng sebagai bank yang memiliki peran dalam meningkatkan PAD dan pendorong menggerakkan perekonomian daerah," katanya sebagaimana dipublikasikan Kantor Berita Antara, Selasa (27/11/2018).

Dia menambahkan sebagai bank yang masuk kategori Buku III, Bank Jateng juga akan terus akan meningkatkan pembiayaan ke segmen usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Di era digitalisasi seperti sekarang ini, jelasnya, perubahan besar-besaran dialami banyak sektor karena kemajuan teknologi informasi (IT) salah satunya di sektor perbankan.

"Bank Jateng pun sudah mengantisipasi hal tersebut. Bank Jateng pun sudah melakukan beragam inovasi perbankan," tambah dia.

Ketua Dewan Juri-APBI-VII-2018 Marsudi Wahyu Kisworo menambahkan era disruptif mendorong persaingan makin ketat dan melebar dengan hadirnya pendatang baru bernama fintech dan bagi perbankan, itu bukanlah masalah besar karena kini bank juga ikut serta mengembangkan fintech.  "Mereka para peraih penghargaan merupakan para pelaku usaha di sektor perbankan terus yang terbukti mampu berinovasi dan mengembangkan usahanya di tengah ketatnya persaingan. Industri yang menjadi salah satu penopang perekonomian nasional ini. Yakni yang mampu terus mempersiapkan diri menuju perubahan," jelas Marsudi.

Ditambahkannya, saat ini generasi milenial lebih mengetahui Go-Pay yang bisa dipakai membeli martabak misalnya, mungkin mereka tidak mengalami yang namanya buku tabungan. Hal ini turut menjadikan pentingnya transformasi industri perbankan terhadap revolusi teknologi digital. Marsudi menekankan terkait digitalisasi perbankan, ada dua tantangan yang dihadapi kelompok besar, yaitu generasi milenial dengan sistem pembayaran online, dan kelompok baby boomers, yang juga harus diedukasi mendigitalkan produk perbankan yang tadinya offline seperti kartu kredit.

Oleh karena itu para pemain perbankan yang tadinya offline akan mulai beralih ke online e-cash dengan venture capital dan diprediksi suatu saat akan convert yang lebih unggul dan user friendly

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara