DPRD Jateng Dorong Guru Kuasai Teknologi Terkini

Ilustrasi guru mengajari muridnya. (Antara)
28 November 2018 14:50 WIB Alif Nazzala Rizqi Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — DPRD Jawa Tengah mendorong para guru meningkatkan profesionalisme serta terbuka dengan perkembangan zaman, mengingat tantangan guru yang begitu berat.

Ketua DPRD Jateng Rukma Setyabudi mengatakan tantangan pendidik saat ini cukup berat karena dituntut menyesuaikan perkembangan zaman. Pasalnya, para guru harus menyesuaikan perkembangan teknologi terkini.

"Karena di era sekarang ini tidak bisa dibatasi sehingga guru dituntut lebih profesional dan mengikuti perkembangan zaman," kata Rukma, Selasa (27/11/2018).

Rukma menambahkan peran media sosial sangat besar karena mampu mempengaruhi anak didik. Untuk itu, pendidik harus mampu memahami persoalan yang ada di media sosial sehingga dapat memilah pantas atau tidak bagi anak didiknya.

"Dunia digital itu sangat kompleks sehingga dibutuhkan kemampuan untuk memahami konten yang ada di media sosial. Dengan begitu, para pendidik tetap menanamkan budi pekerti di tengah derasnya iklim milenial saat ini," jelasnya.

Dia juga menyinggung mengenai kesejahteraan tenaga pendidik yang tidak seimbang dengan pengabdiannya. Menurutnya, sudah semestinya pemerintah memperhatikan persoalan tersebut.

"Oleh karena itu, kesejahteraan guru tidak tetap [GTT] akan ditingkatkan sesuai dengan UMK di masing-masing daerah. Kalau kesejahteraan terangkat, maka semangat mengajar juga akan tumbuh sehingga semakin profesional," terangnya.

Di sisi lain, keseriusan Pemprov Jateng dalam memajukan dunia pendidikan terbukti dengan dana yang digelontorkan sebesar 20% dari total anggaran. Menurutnya, hal ini yang bisa dijadikan contoh kepada Provinsi lain untuk membenahi mutu pendidikan.

Sementara itu, Sekretaris PGRI Jateng Maryanto menambahkan sampai saat ini diakuinya masih ada guru yang memang belum profesional secara formal. Dalam era saat ini, kata dia sudah seharusnya ada peningkatan kualitas guru, tidak hanya di tingkat provinsi tapi juga kabupaten maupun kota.

"Di Jateng itu sudah banyak upaya peningkatan kualitas guru menjadi lebih profesional. Untuk itu, guru-guru harus terus dibekali agar dapat memberikan pembelajaran yang berkualitas pula," ujar Maryanto.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Bisnis