Di Tahun Politik, Wisata Jateng Tetap Dinamis

Ilustrasi penjualan tiket pada Astindo Travel Fair 2018 di Jakarta, Jumat (2/3 - 2018). (Antara/Abdullah Azzam)
01 Desember 2018 12:50 WIB Alif Nazzala Rizqi Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Pelaku wisata di Jawa Tengah optimistis bisnis tour and travel akan dinamis di tahun 2019 meskipun masuk tahun politik. Keyakinan itu didasarkan pada tahun 2019 mendatang justru akan banyak kegiatan meetings, incentives, conferencing, dan exhibitions (MICE) yang dilakukan.

Ketua DPD Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo) Jawa Tengah, Dian Dalu mengatakan meskipun memasuki tahun politik pihaknya optimistis bisnis pariwisata akan terus tumbuh. Hal tersebut, mengingat keseriusan Pemprov dalam mengembangkan pariwisata di Jawa Tengah.

"Kami melihat di 2019, bisnis pariwisata akan terus mengalami tren yang positif. Ini seiring dengan keseriusan Pemprov Jateng dalam mengembangkan pariwisata menuju kearah yang lebih baik," kata Dian Jumat (30/11/2018).

Sementara itu, lanjut dia di tahun politik biasanya permintaan MICE akan meningkat. Hal tersebut, karena banyak pelaku politik yang mengadakan rapat maupun seminar menjelang pemilu April 2019 mendatang.

Di sisi lain, kata dia permintaan wisata di akhir tahun hingga awal tahun sudah menunjukkan lonjakan yang luar biasa. Bahkan, lonjakan mencapai 100% karena bulan Desember hingga Januari menjadi masa peak season.

"Lonjakan 100%, meski harga mahal tidak masalah karena mereka mencari moment, setelahnya pun mereka senang, bisa fresh lagi dan kerja lagi lebih semangat," terangnya.

Dian mengatakan, setiap tahun permintaan wisata memang selalu meningkat drastis, di akhir tahun banyak orang yang libur, kemudian cuti akhir tahun natal dan tahun baru. Adapun untuk tujuan wisata, kata dia cukup beragam, ada yang memilih ke tempat-tempat wisata yang sudah terkenal. Namun, tidak sedikit yang mencoba ke tempat wisata baru.

"Tujuan yang sangat diminati saat akhir tahun biasa ke tempat yang cukup terkenal, namun karena destinasi-destinasi baru juga banyak dan cukup viral di medsos. Sehingga, banyak yang ingin merasakan tempat-tempat baru tersebut," katanya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Bisnis