5 Perupa Liquid Colour Unjuk Karya di Borobudur

Pengunjung menyaksikan karya seni rupa kelompok Liquid Colour di Limanjawi Art House di Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. (Antara/Heru Suyitno)
02 Desember 2018 22:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, MUNGKID — Lima seniman yang tergabung dalam Liquid Colour Community + menggelar pameran seni rupa di Limanjawi Art House di Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah,  selama satu bulan hingga 2 Januari 2019 mendatang. 

Pameran yang dibuka oleh kolektor Hariyono Sudirgo, Minggu (2/12/2018), tersebut menampilkan 30 lukisan hasil karya dari seniman Roadyn Choerodin, Endro Banyu, Muji harjo, Sigit Raharjo, dan Andie Aradhea.

Pemilik Limanjawi Art House  Umar Chusaeni mengatakan pameran seni rupa dari lima seniman Liquid Colour Community + ini memilih tema “Other Side”. Umar mengatakan sekarang banyak seniman muda berkualitas. Seniman yang tergabung dalam Liquid Colour dikatakannya membuktikan bahwa karya-karta mereka sangat berkualitas, bermutu tinggi.

"Other Side ini juga menunjukkan bagaimana seniman-seniman muda itu punya sisi-sisi lain, walaupun satu grup mereka dengan tema Other Side ini ingin menunjukkan skill mereka, bagaimana membuat sebuah karya dan ide-ide kreatif yang muncul dari para seniman yang memamerkan karyanya di Limanjawi ini," katanya.      

Ia berharap Limanjawi dapat bermanfaat untuk para seniman muda mewarnai perkembangan seni rupa di Indonesia. "Liquid Colour ini saya lihat dengan hasil karyanya luar biasa, Limanjawi hanya galeri kecil namun kami ingin dari Limanjawi bisa mewarnai dunia," katanya.

Kolektor Hariyono Sudirgo menyampaikan seniman Indonesia super kreatif, mereka punya energi luar biasa. "Namun, kita ini perlu ekosistem jadi tidak bisa berdiri sendiri, memang banyak yang perlu diikutsertakan dalam pameran," katanya

Menurut dia seniman Indonesia tidak kalah dengan seniman luar negeri, justru seniman Indonesia kreatif sekali, yang realis, realisnya super. "Mas Sigit itu sudah seperti potret hasil karyanya, yang ekspresionis, ekspresionis karakter base meneurut saya, masing-masing punya ciri khas," katanya.

Pengamat seni rupa Alex Luthfi R mengatakan karya seni yang dihasilkan oleh kelompok Liquid Colour ini selain menonjolkan kualitas teknik, juga cerdas dalam mengolah ide serta tema. Menurut dia, tema Other Side dipilih juga berdampak sangat kuat mendorong daya cipta mereka. Ide dan teknik melukis dari para personelnya semakin berani mengungkapkan citra dan jati dirinya, masing-masing dari mereka mampu berkreasi menciptakan bentuk-bentuk yang artistik dan estetis.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara