KA Joglosemarkerto Langsung Diminati, Apa Alasannya?

Direktur SDM dan Umum PT KAI Persero R. Ruly Adi mengucurkan air dari kendi ke KA Joglosemarkerto yang baru diluncurkan di Stasiun Purwokerto, Jateng, Sabtu (1/12 - 2018). (Antara/Sumarwoto)
03 Desember 2018 14:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, PURWOKERTO Kereta Api Joglosemarkerto yang beroperasi mulai Sabtu (1/12/2018) langsung menyedot banyak penumpang. Tingkat okupansi atau keterisian kursi kereta ini mencapai lebih dari 100% untuk keseluruhan rute.

Demikian diungkapkan Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daops) V Purwokerto, Supriyanto, Senin (3/12/2018). "Hal itu terlihat dari tingginya okupansi penumpang yang mencapai lebih dari 100 persen tempat duduk yang ada sejak KA Joglosemarkerto diluncurkan pada hari Sabtu hingga hari ini," katanya di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Ia mengatakan berdasarkan pantauan terhadap okupansi penumpang pada hari Sabtu, KA 223 Joglosemarkerto relasi Purwokerto-Semarang yang diberangkatkan pada pukul 05.00 WIB mengangkut 416 penumpang atau 64% dari total kapasitas yang terdiri atas 100 tempat duduk kelas eksekutif dan 560 tempat duduk kelas ekonomi.

Sementara itu, untuk KA 7079 Joglosemarkerto relasi Solo-Purwokerto-Semarang yang diberangkangkat dari Stasiun Purwokerto pada pukul 10.25 WIB tercatat sebanyak 913 penumpang atau 138%, KA 7081 Joglosemarkerto relasi Semarang-Purwokerto-Solo yang diberangkatkan dari Stasiun Purwokerto pada pukul 10.40 WIB mencapai 1.084 penumpang atau 164%, dan KA 7097 Joglosemarkerto relasi Purwokerto-Semarang-Solo yang diberangkatkan dari Stasiun Purwokerto pada pukul 17.15 WIB sebanyak 551 penumpang atau 83%.

"Okupansi penumpang pada hari Minggu [2/12/2018] makin meningkat karena untuk KA 223 mengangkut 699 penumpang atau 106%, KA 7079 sebanyak 1.324 penumpang atau 201%, KA 7081 sebanyak 1.309 penumpang atau 198%, dan KA 7097 sebanyak 860 penumpang atau 130%. Demikian pula pada hari Senin [3/12/2018], KA 223 sebanyak 841 penumpang atau 127%, KA 7079 sebanyak 1.393 penumpang atau 211%, dan KA 7081 sebanyak 1.242 penumpang atau 188%, sedangkan KA 7097 belum diketahui karena baru nanti sore diberangkatkan," jelasnya.

Supriyanto mengatakan tingginya okupansi tersebut disebabkan adanya penumpang yang naik dan turun di stasiun pemberhentian yang ada di sepanjang rute perjalanan KA Joglosemarkerto. Sebagaimana diketahui, beroperasinya Joglosemarkerto itu didahului penghentian dua kereta api, yakni KA Kamandaka yang sebelumnya melayani rute Purwokerto-Tegal-Semarang Tawang pergi-pulang (PP) dan KA Joglokerto rute Solo-Jogja-Purwokerto PP. Tentu saja, penumpang KA Kamandaka dan KA Joglokerto membutuhkan angkutan pengganti dan hanya KA Joglosemarkerto yang melayani rute serupa.

Supriyanto menyatakan tarif KA Joglosemarkerto yang menghubungkan kota-kota di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta tersebut masih memberikan diskon sebesar 10% yang berlaku hingga tanggal 13 Desember 2018. "Tarif KA Joglosemarkerto tergantung jarak tempuh, yakni berkisar Rp40.000 hingga Rp390.000 untuk kelas eksekutif dan Rp30.000 hingga Rp260.000 untuk kelas ekonomi. Kami memberikan diskon sebesar 10% untuk periode keberangkatan tanggal 1-13 Desember 2018," katanya.

Ia mengatakan tiket KA Joglosemarkerto dapat dipesan melalui kanal-kanal eksternal penjualan tiket kereta api maupun aplikasi KAI Access pada telepon pintar berbasis Android. "Dengan dibukanya relasi baru KA Joglosemarkarto diharapkan dapat mendukung koneksitas serta pertumbuhan ekonomi dan wisata di daerah Jawa Tengah maupun Yogyakarta. PT KAI selalu berinovasi serta tetap mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan perjalanan KA serta penumpang maupun barang yang diangkutnya," katanya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara