Sido Muncul Gandeng Universitas Sam Ratulangi Kerja Sama Penelitian

Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat (kanan) dan Rektor Unsrat Ellen J. Kumaat melakukan penandatanganan kerja sama yang bertempat di Pabrik Sido Muncul, Ungaran, Kabupaten Semarang, Jateng, Jumat (30/11 - 2018). (Bisnis/Istimewa)
04 Desember 2018 02:50 WIB Herdiyan Semarang Share :

Semarangpos.com, UNGARAN — PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. menggandeng Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado untuk melakukan kerja sama penelitian. Penandatanganan naskah kerja sama dilakukan oleh Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat dan Rektor Unsrat Ellen J. Kumaat, bertempat di Pabrik Sido Muncul, Ungaran, kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Jumat (30/11/2018).

Bentuk kerja samanya, antara lain berbasis penelitian, pendidikan, dan pengabdian masyarakat. Turut hadir pada kesempatan tersebut Dekan FMIPA Benny Pinontoan, guru besar Fakultas Kedokteran/Koordinator Prodi Farmasi FMIPA Fatimawali, Edwin de Queljoe (FMIPA), perwakilan FPIK/Farmakologi Kelautan Deiske Sumilat, dan anggota staf rektor Unsrat Pankie Pangemanan.

Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat mengatakan bahwa kerja sama ini merupakan lanjutan kerja sama yang dilakukan kedua belah pihak beberapa waktu lalu dengan mengadakan seminar herbal di Manado. “Kami melihat potensi kerja sama dengan dunia pendidikan, ini dapat meliputi bidang pertanian, farmasi, kedokteran, manajemen, ataupun ekonomi. Kami berharap dapat membuahkan hasil untuk kedua belah pihak. Goal-nya satu agar obat-obat alam ini bisa dimanfaatkan untuk menunjang Indonesia sehat di tahun-tahun mendatang,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (3/12/2018).

Pada kesempatan yang sama, Rektor Unsrat Ellen J. Kumaat mengatakan penelitian menjadi poin penting karena dapat menambah ilmu, khususnya mahasiswa S2 danS3 karena banyak kekayaan alam di Indonesia yang belum terekspos. Menurutnya, hasil penelitian ini sekaligus dapat menjadi poin bagi masyarakat sehingga mereka dapat merasakannya. Melalui kerja sama ini, pihaknya berharap industri obat herbal di Indonesia semakin luas karena banyak obat kimia yang banyak beredar mempunyai efek samping.

“Kita bisa meminimalisasi dengan menggunakan obat herbal. Standardisasi pembuatan obat herbal Sido Muncul yang sudah pada level high quality menjadi nilai plus tersendiri bagi para mahasiswa dan dosen yang terlibat penelitian,” tambahnya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Bisnis