Dokter Online Semarang Layani 1.000 Konsultasi

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengecek fasilitas dan peralatan kesehatan dalam mobil ambulans Hebat Siaga di Kota Semarang, Jateng, Selasa (7/12 - 2018). (Antara/Humas Setda Kota Semarang)
08 Desember 2018 12:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Layanan Konsultasi Dokter (Konter) secara online yang dikelola Dinas Kesehatan Kota Semarang diminati masyarakat. Terbilang banyak warga yang berkonsultasi dengan cara itu. "Untuk layanan Konter, rata-rata ada 1.000 laporan [konsultasi] dalam setiap bulannya," ungkap Kepala Dinkes Kota Semarang Widoyono di Kota Semarang, Jawa Tengah, Jumat (7/12/2018).

Ia menyebutkan konsultasi melalui chat dari kurun waktu Januari-Desember 2018 sebanyak 11.941 laporan, sementara konsultasi lewat sambungan telepon tercatat 113 laporan. Sejak diluncurkan pada Desember 2017, diakuinya, respons masyarakat terhadap layanan Konter sangat positif, apalagi layanan tersebut gratis dan dilayani nonstop selama 24 jam.

"Bahkan, bukan hanya warga Semarang saja, dari luar kota juga ikut mengakses layanan kesehatan ini, seperti dari Demak, Brebes, Kendal, sampai Jawa Barat dan Jawa Timur," katanya.

Layanan Konter, kata dia, ditangani oleh 10 tenaga medis yang dibagi dalam tiga sif, yakni pagi, siang, dan malam sehingga bisa secara bergantian melayani konsultasi. "Umumnya, menanyakan keluhan sakit, macam-macam keluhan penyakit. ‘Saya pusing obatnya apa?’, ‘Periksa di dokter mana?’, ‘Praktiknya di mana?’, ‘Jam berapa praktiknya?’, " katanya.

Namun, kata Widoyono, sebenarnya ada 12 jenis layanan yang bisa dimanfaatkan dari layanan Konter, seperti konsultasi penyakit, panduan rumah sakit, panduan puskesmas, informasi praktik dokter. Kemudian, informasi klinik kesehatan, informasi laboratorium klinik, informasi apotik, informasi tarif layanan kesehatan, BPJS, Universal Coverage Health (UHC), hingga tips kesehatan.

Layanan Konter bisa diakses lewat ponsel pintar, bisa melalui aplikasi Whatsapp di nomor 0811-2900-132, atau bisa juga dengan menelepon langsung ke nomor 1500-132.

Sementara itu, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengapresiasi langkah Dinkes yang terus melakukan inovasi dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Apalagi, kata Hendi—sapaan akrab orang nomor satu di Kota Semarang itu—sektor kesehatan sangat penting karena memerlukan kecepatan penanganan dan pelayanan.

"Sesuai dengan semangat pembangunan Semarang Smart City, seluruh pelayanan penting bisa diakses cukup dalam satu genggaman tangan," kata politikus PDI Perjuangan itu.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara