Asmindo Ingin Industri Mebel Fokus Perbesar Pasar Dalam Negeri

Pekerja menyelesaikan pembuatan kursi rotan. (Antara/Maulana Surya)
09 Desember 2018 02:50 WIB Lucky Leonard Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Asosiasi Industri Permebelan dan Kerajinan Indonesia (Asmindo) menyatakan industri mebel Indonesia harus mulai fokus untuk memperbesar pasar dalam negeri.

Dewan Penasihat Asmindo Rudy T. Luwia mengatakan kebanyakan industri furnitur dalam negeri masih berorientasi ekspor. Menurutnya, hal tersebut harus diimbangi dengan perluasan pasar di dalam negeri.

"Tidak harus selalu ekspor. Dalam negeri pun harus dibikin besar dan saya lihat potensi pasar di dalam negeri sangat besar," ujarnya di Semarang, Jawa Tengah, Jumat (7/12/2018).

Dia mengatakan beberapa perusahaan mebel luar negeri saat ini sudah masuk ke Indonesia. Hal tersebut menjadi satu indikator bahwa pasar mebel di dalam negeri sangat menjanjikan apabila digarap dengan serius.

Rudy pun mencontohkan 10 negara yang tergabung dalam G20 merupakan pemasok furnitur utama di dunia dan menjadikan industri tersebut sebagai andalannya. Kebanyakan produknya justru dipakai untuk dalam negeri.

"Saya yakin pasar dalam negeri kita bisa lebih besar lagi. Negara-negara yang dari G20 itu produknya ke mana? Ke dalam negeri juga," katanya.

Menurutnya, dengan memaksimalkan potensi pasar dalam negeri, maka nilai tambah yang bisa diraih pun semakin besar.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Bisnis