Markas Prabowo-Sandi Pindah ke Jateng? Begini Tanggapan TKD Jokowi-Ma’ruf

Ketua Tim Kampanye Daerah Jawa Tengah Pasangan Capres Joko Widodo/Ma'ruf Amin, Bambang Wuryanto (kiri). (Antara/Wisnu Adhi)
10 Desember 2018 04:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Markas perjuangan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno dalam Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2019 dikabarkan bakal dipindah dari DKI Jakarta ke Jawa Tengah. Lalu bagaimana lawannya bersikap?

Kantor Berita Antara memublikasikan Tim Kampanye Daerah (TKD) Jawa Tengah Pasangan Calon Presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin menanggapi santai rencana pemindahan tersebut. "Monggo saja, mau pindah di manapun itu hak Pak Sandi dan tim Prabowo-Sandi," kata Ketua TKD Jateng Bambang Wuryanto di sela-sela Pelantikan Kader Komunitas Juang Angkatan VII di Panti Marhaen, Kota Semarang, Jawa Tengah, Minggu (9/12/2018).

Menurut pria yang akrab disapa Bambang Pacul ini, di masa sekarang, persoalan tempat dan jarak tidak berpengaruh signifikan terhadap kemenangan pada pemilihan presiden. "Dengan situasi teknologi hari ini, transportasi dan komunikasi bisa dilakukan dengan cepat. Tidak punya kantor pusat pun, di pertempuran bisa menang," ujarnya.

Pria yang juga menjabat Ketua DPD PDIP Jateng ini melihat rencana pemindahan markas tersebut hanyalah sebuah keinginan untuk membuat berita bagi publik dengan tujuan mempersepsikan betapa pentingnya posisi Jateng bagi tim Prabowo-Sandi. Sebab, lanjutnya, dalam pertempuran yang sebenarnya, strategi kunci justru tak pernah dibuka ke publik.

"Bagi saya, ini justru bisa berpengaruh tidak positif karena kawan-kawan Pak Sandi di Jawa Barat dan DKI Jakarta akan merasa ditinggalkan," ujarnya.

Bambang Pacul menegaskan posisi Jateng juga dianggap penting bagi tim kampanye Jokowi-Ma'ruf Amin, terbukti Capres Jokowi menargetkan kemenangan 78%-82% di provinsi ini. "Dalam pertandingan, tentu pergerakan lawan tanding kita pantau. Kalau mereka melakukan pergerakan, masak kita tidak," katanya.

Sebelumnya, Cawapres Sandiaga Uno berencana memindahkan markas perjuangannya dari Jakarta ke Jateng mulai Januari 2019. Hal tersebut disampaikan Direktur Materi Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Sudirman Said ketika meresmikan Posko Relawan Prabowo-Sandi di Lebaksiu, Kabupaten Tegal, Jateng, Sabtu (8/12/2018).

Sudirman menyampaikan, Jateng merupakan provinsi penting yang harus dimenangkan pasangan Prabowo-Sandi.   "Kemenangan di Jateng besar pengaruhnya secara nasional," kata Sudirman.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

 

Sumber : Antara