Menginjak Usia Ke-6, Star Hotel Siap Hadapi Revolusi Industri 4.0

GM Star Hotel Semarang, Benk Mintosih, memberikan potongan tumpeng kepada salah seorang karyawan saat perayaan HUT ke-6 Star Hotel di Semarang, Rabu (12/12 - 2018). (Semarangpos.com/Imam Yuda S.)
13 Desember 2018 06:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Star Hotel Semarang merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-6, Rabu (12/12/2018). Perayaan HUT hotel yang dulunya merupakan bagian dari manajemen Best Western Hotels and Resorts itu digelar secara sederahan di ruang pertemuan Cattleya.

Tak ada tamu spesial atau artis yang dihadirkan untuk mengisi acara pesta ulang tahun itu. Hanya sejumlah karyawan dan beberapa awak media yang diundang untuk merayakan pesta di hotel yang terletak di Jl. M.T. Haryono No.972, Semarang itu.

Kendati demikian, pesta ulang tahun itu tetap berjalan meriah. Para karyawan yang secara seragam mengenakan jaket berwarna biru terlihat berjoget bersama sambil bergurau diiringi alunan musik.

General Manager Star Hotel Semarang, Benk Mintosih, mengaku pesta ulang tahun ke-6 hotelnya memang digelar dalam kesederhanaan. Pesta ulang tahun digelar untuk lebih mempererat jalinan kerja sama antarkaryawan demi menghadapi persaingan industri perhotelan yang semakin ketat di masa yang akan datang.

Tahun 2019 nanti tantangan kita semakin berat. Tapi, kita tetap harus optimistis, jangan sampai pesimistis. Harapan kami, tahun 2019 nanti tetap survive. Untuk itu kita harus menyiapkan sederet startegi dan inovasi untuk menggaet pelanggan,” ujar Benk saat dijumpai Semarangpos.com di sela pesta.

Para karyawan Star Hotel Semarang berjoget dalam acara perayaan HUT ke-6 Star Hotel di Meeting Room Cattleya, Star Hotel, Rabu (12/12/2018). (Semarangpos.com-Imam Yuda S.)

Benk menyebutkan persaingan usaha saat ini dihadapkan kemajuan teknologi. Revolusi industri 4.0 membuat dunia usaha, termasuk perhotelan, harus mengubah strategi pemasaran dengan memanfaatkan teknologi digital.

Kita bisa bertahan di 2019 itu kalau inovatif, harus bisa memanfaatkan Internet dan smartphone. Nanti, kami akan jadikan smartphone sebagai sumber dari segala pelayanan. Tapi, saya enggak mau membocorkan lebih dulu. Tunggu saja, inovasi dari kami,” imbuh Benk.

Selama kurun 2018, perkembangan Star Hotel tak terlalu mengalami progres yang signifikan. Tingkat okupansi atau hunian hotel yang memiliki kolam renang tertinggi di lantai ke-30 itu bahkan terbilang stagnan, yakni sekitar 53% dari total 261 kamar yang disediakan.

Maka itu, kami harus kerja lebih giat lagi. Salah satunya yaitu dengan menyiapkan inovasi. Nanti karyawan akan kami minta untuk lebih berani memberikan ide-ide yang brilian,” tutur Benk.

Sementara itu, pesta perayaan HUT ke-6 Star Hotel Semarang itu turut diisi dengan pemberian hadiah kepada karyawan yang dianggap telah memberikan banyak kontribusi. Ada enam karyawan yang dipilih untuk menerima hadiah itu. Mayoritas yang menerima hadiah itu merupakan karyawan yang telah bekerja selama lebih dari enam tahun.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya