Pembangunan Tol Semarang-Demak Mulai 2019

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono. (Antara/Sumarwoto)
13 Desember 2018 07:50 WIB Newswire Semarang Share :

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono. (Antara-Sumarwoto)

Semarangpos.com, SEMARANG — Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menargetkan pembangunan jalur tol Semarang-Demak sudah bisa dimulai 2019.

"Tol Semarang-Demak ini lagi mengajukan penlok-nya [penetapan lokasi]," katanya saat launching proyek KBPU Sistem Penyediaan Air Bersih (SPAM) Semarang Barat di Kota Semarang, Jawa Tengah, Rabu (12/12/2018).

Setelah itu, kata dia, akan ditenderkan sehingga pada 2019 sudah bisa mulai dibangun mulai dari Semarang hingga Demak, kemudian terus berlanjut hingga ke timur sampai Surabaya. Jalur jalan tol Semarang-Demak, kata dia, dibangun untuk mengurangi kepadatan kendaraan di jalur pantai utara (Pantura), sekaligus untuk mengatasi rob dan banjir di wilayah pesisir.

"Nanti dari Semarang, Demak, sampai Kudus, Pati, Rembang, Lasem, Tuban, Lamongan, hingga Surabaya. Sekarang ini lagi sampai di Demak, sambil mengatasi rob," katanya.

Basuki menambahkan pemerintah juga berencana membangun jalur jalan tol Trans Jawa selatan, mulai dari Bogor, Ciawi, Ciranjang, Bandung, Tasikmalaya, Garut, Cilacap, Jogja, hingga Solo.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu menyatakan kesiapan pemerintah kota dalam membantu penyelesaian pembangunan jalur Tol Semarang-Demak. "Untuk pembangunan jalur tol, kami diminta melakukan pembebasan [lahan] dan normalisasi. Kami akan bantu di lahan nanti, sesuai perintah pemerintah pusat," kata Ita, sapaan akrabnya.

Lokasi pembangunan jalur tol yang sekaligus berfungsi sebagai tanggul laut itu, antara lain Semarang di Kelurahan Terboyo Kulon, Terboyo Wetan, Trimulyo, sementara Demak di Desa Sriwulan, Bedono, dan Purwosari.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara