Merapi Pamerkan Lava Pijar, Warga Balerante Belum Perlu Mengungsi

Ilustrasi lava pijar Gunung Merapi. (Okezone.com/Koran SI)
17 Desember 2018 01:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Gunung Merapi, Minggu (16/12/2018) malam, menampakkan lava pijar dari puncaknya. Kantor Berita Antara mentebutkan warga Desa Balerante, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah yang merupakan desa terdekat dari puncak gunung itu masih dalam kondisi aman.

"Iya, kami dapat info itu tetapi sampai saat ini masih aman. Tidak arahan untuk mengungsi," kata Kepala Desa Balerante, Sukono, di Klaten, Jawa Tengah, Minggu. Ia mengaku sempat memantau sendiri kondisi Gunung Merapi melalui kamera pemantau closed circuit television (CCTV) yang dipasang Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Klaten.

Menurut dia, dengan kondisi tersebut jarak aman aktivitas masyarakat maksimal 3 km dari puncak Gunung Merapi. "Kalau desa kami kan jaraknya sekitar 5 km dari puncak. Kami baru diminta mengungsi kalau statusnya sudah masuk Level III," katanya.

Menurut dia, hingga saat ini masyarakat juga masih tenang mengingat tidak ada status darurat.

Bersumber dari media sosial Twitter Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta, Minggu pukul 19.08 WIB, teramati guguran lava yang mengarah ke bukaan kawah, yaitu hulu Kali Gendol dengan jarak luncur sepanjang 300 m.

Terkait dengan hal itu, BPPTKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan beraktivitas seperti biasa. Selain itu, masyarakat yang berada di Kawasan Rawan Bencana III diimbau untuk terus mengikuti informasi pertumbuhan kubah dan guguran lava.

Direkomendasikan radius 3 km dari puncak Gunung Merapi dikosongkan dari aktivitas warga.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara