WISATA TEMANGGUNG : Situs Liyangan Didorong Jadi Wisata Budaya

Ahli purbakala mengukur dan meneliti sebuah benteng batu di situs Liyangan kawasan lereng Gunung Sindoro, Purbosari, Ngadirejo, Temanggung, Jateng, Sabtu (7/11/2015).(JIBI/Antara Foto - Anis Efizudin)
01 Desember 2015 10:50 WIB Insetyonoto Semarang Share :

Wisata Temanggung akan semakin lengkap dengan adanya situs liyangan yang bisa jadi objek wisata budaya. 

Kanalsemarang.com, TEMANGGUNG-Situs Liyangan yang terletak sekitar satu kilometer dari sumber air Jumprit di lereng Gunung Sindoro Kecamatan Ngadirejo, Kabupaten Temanggung didorong menjadi kawasan wisata budaya.

Situs Liyangan yang berada di kawasan penambangan tersebut merupakan situs peninggalan zaman Mataram Kuno. Di lokasi tersebut terdapat juga sumber mata air Jumprit yang setiap tahunnya dimanfaatkan untuk upacara Waisak oleh umat Buddha.

"Saya mengharapkan nantinya Situs Liyangan dan Jumprit gandeng jadi satu menjadi kawasan wisata budaya," kata Anggota Komisi V DPR RI Sujadi seusai membuka bimbingan teknis pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan limbah serbuk gergaji di Pendopo Pengayoman, Temanggung, Senin (30/11/2015).

Sujadi menegaskan Situs Liyangan di kawasan candi atau kawasan inti tidak bisa diganggu gugat, tetapi di lingkungan sekitarnya harus dikembangkan untuk mendukung keberadaan Situs Liyangan maupun Jumprit.

Untuk pengembangan kawasan wisata budaya Situs Liyangan ini, sambung dia perlu dibangun sarana penunjang, semisal tempat penjualan oleh-oleh khas daerah setempat.

Serta disediakan tempat-tempat penginapan bagi pengunjung yang mau bermalam di kawasan tersebut.

"Kalau orang berkunjung ke objek wisata mesti mencari tempat penjualan aksesoris, produk-produk lokal sebagai oleh-oleh," katanya seperti dikutip Antara.

Dia menambahkan guna mendukung keberadaan sebagai tujuan wisata, juga perlu ada taman-taman, kolam, dan sebagainya.

”Banyak hal di luar kawasan inti bisa dikembangkan untuk mendukung potensi Liyangan dan Jumprit menjadi kawasan wisata budaya di Temanggung,” ujarnya.