Tol Semarang-Batang Bisa Dilalui H-10 Lebaran 2018

Kakorlantas Polri, Irjen Pol. Royke Lumowa (kanan), saat meninjau pembangunan proyek tol Semarang Batang seksi V Kaliwungu-Krapyak, Kamis (5/4/2018). (Solopos - Imam Yuda S.)
05 April 2018 18:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Kepolisian Republik Indonesia (Polri), Inspektur Jendral (Irjen) Pol. Royke Lumowa, memastikan tol Semarang-Batang siap dilalui kendaraan saat H-10 Lebaran 2018. Hal itu disampaikan Kakorlantas saat melakukan pengecekan proyek pembangunan ruas tol Semarang-Batang seksi V Kaliwungu-Krapyak, Kamis (5/4/2018).

“Ini saya melihat langsung tol di Semarang. Melihat yang di Krapyak, lalu Pantura hingga Jakarta. Sejauh ini, menurut saya pembangunan cukup lancar,” kata Royke saat dijumpai wartawan di sela kegiatan tersebut.

Dengan melihat progres pembangunan itu, Royke pun optimistis tol Semarang-Batang bisa dilalui kendaraan pemudik saat H-10 Lebaran atau mulai 5 Juni 2018. Meski pun beberapa proyek masih terganjal pembebasan lahan seperti adanya bangunan masjid, rumah hingga beberapa tanah wakaf.

“Saya rasa itu enggak masalah. Kita tetap optimistis mudik Lebaran tahun ini [tol Semarang-Batang] bisa digunakan. Target H-10 diupayakan semaksimal mungkin tercapai,” terang Royke.

Sementara itu, Direktur Utama PT Jasa Marga Semarang-Batang, Ari Irianto, menyebutkan progres pembangunan tol Semarang-Batang saat ini telah mencapai 75%. Meski target konstruksi dijadwalkan selesai 25 September 2018, tol Semarang-Batang tetap bisa difungsionalkan untuk Lebaran.

“Rencana nanti saat Lebaran yang kita fungsionalkan dua lajur, tapi hanya satu jalur,” ujar Ari.

Terkait masalah pembebasan lahan yang belum selesai, seperti tanah wakaf dan bangunan rumah, pihaknya berharap bisa segera terselesaikan. Ia pun menargetkan pembebasan tanah wakaf dan bangunan yang selama ini memperlambat proses pembangunan tol itu bisa terselesaikan pertengahan April ini.

"Yang sudah kontruksi 88 persen dan masih sisa 12 persen. Kami sudah koordinasi dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). Kami punya sisa waktu 60 hari. Kita berbagai waktu antara PPK yang membebaskan lahan dan yang melaksanakan kontruksi, " beber Ari.

Pembangunan tol Semarang-Batang dibagi dalam lima seksi konstruksi, yakni Batang-Tulis, Tulis-Weleri, Weleri-Kendal, Kendal-Kaliwungu, dan Kaliwungu-Krapyak. Pembangunan Seksi I, yakni Batang-Tulis hingga saat ini telah mencapai 89%, sedangkan Seksi II 68,4%, Seksi III 77,7%, Seksi IV 74,7%, dan Seksi V atau Kaliwungu-Krapyak mencapai 88,2%.