Kakorlantas Prediksi Tol Penuh Pemudik Lebaran 2018

Jalan Tol Trans Jawa ruas Semarang/Solo. (Bisnis/Wahyu Sulistiyawan)
23 April 2018 15:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Royke Lumowa memprediksi masyarakat bakal berbondong-bondong melintasi jalur jalan tol saat musim mudik Lebaran 2018. Ia meyakini jalur jalan bebas hambatan Trans Jawa yang sudah tersambung mulai Jakarta hingga Surabaya meningkatkan animo masyarakat.

"Masyarakat akan berbondong-bondong lewat jalan tol. Jalan tol penuh, arteri sepi," kata dia saat rapat koordinasi lintas sektor menjelang musim mudik Lebaran 2018 di KotaSemarang, Jawa Tengah, Senin (23/4/2018).

Hal tersebut, lanjut dia, dikhawatirkan akan terjadi seperti 2016 saat pintu keluar tol Brebes Timur atau Brexit macet total. Diakuinya, keberhasilan dalam penyelenggaraan arus mudik Lebaran tahun 2017 lalu menjadi kerawanan yang harus diantisipasi tahun ini karena ekspektasi masyarakat cukup tinggi.

Tersambungnya ruas jalan tol Trans Jawa tersebut, kata dia, harua didukung pula dengan ketersediaan fasilitas, seperti SPBU dan tempat istirahat. Oleh karena itu, menurut dia, telah disiapkan sejumlah langkah untuk mengantisipasi persoalan yang mungkin terjadi saat mudik Lebaran nanti.

Menurut dia, seluruh pemangku kepentingan harus memiliki keterpaduan yang melekat saat pelaksanaan Operasi Ketupat 2018. Selain itu, lanjut dia, seluruh moda transportasi harus dioptimalkan untuk mengurangi volume kendaraan pribadi.

Kakorlantas Royke Lumowa menuturkan seluruh infrastruktur transportasi harua bebas hambatan dan siap digunakan saat mudik Lebaran. "Kami akan cek terus untuk mengingatkan pelaksana proyek," katanya.

Kepolisian juga akan menyiapkan aplikasi yang dimungkinkan bisa meramalkan kemacetan. Menurut dia, pada Lebaran kali ini titik kemacetan diperkirakan akan terjadi di pintu tol Krapyak, Kota Semarang. "Oleh karena itu rapat kita adakan di Semarang," kata dia.

Pengendalian arus mudik Lebaran 2018 mendatang, kata dia, akan dibagi menjadi tiga wilayah, yakni Jawa, Lampung, dan Bali. Ia menyebut masing-masing wilayah itu akan dikendalikan oleh seorang perwira berpangkat bintang satu.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara