Kemacetan Arus Lalu Lintas di Jateng Makin Parah

Ilustrasi antrean kendaraan menjelang pintu keluar jalan tol. (Antara/Yulius Satria Wijaya)
29 April 2018 09:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Kalangan DPRD Jawa Tengah menengarai kemacetan arus lalu lintas di sejumlah daerah di provinsi setempat cenderung meningkat beberapa waktu terakhir ini. "Kemacetan masih menjadi salah satu persoalan utama transportasi di Jateng, terutama di kota-kota besar," kata Wakil Ketua Komisi D DPRD Provinsi Jawa Tengah Hadi Santoso di Kota Semarang, Jumat (27/8/2018).

Ia mengakui pengelolaan transportasi di Jateng masih menyimpan segudang permasalahan, bahkan yang menjadi permasalahan utama transportasi di Jateng masih mengenai seputar kemacetan. Tingginya tingkat kemacetan di jalan raya yang disebabkan oleh kapasitas jalan yang tidak sebanding dengan volume kendaraan, banyaknya jalur perlintasan sebidang dengan jalur kereta api, tingginya penggunaan ruang parkir di bahu jalan dan belum terkoordinasinya manajemen antarpersimpangan jalan menjadi pelengkap persoalan transportasi tersebut.

"Pada level nasional, Kota Semarang masuk dalam sepuluh kota yang mengalami permasalahan kemacetan tertinggi," sebut legislator Jateng dari Partai Keadilan Sejahtera itu.

Ia mengungkapkan, masalah lain yang cukup krusial adalah konektivitas antarwilayah yang ditandai dengan lemahnya pelayanan antarmoda transportasi yang menghubungkan pelabuhan, bandara, terminal, dan stasiun. Pelayanan antarmoda transportasi itu tentu saja tidak bisa terselesaikan oleh pemerintah kota atau kabupaten.

"Ditambah dengan belum optimalnya tingkat pelayanan angkutan umum sebagai penghubung pusat kegiatan strategis menjadi keruwetan berkepanjangan di Jawa Tengah, padahal, transportasi menjadi penunjang utama pertumbuhan ekonomi suatu daerah," katanya. Disisi lain, imbuh Hadi, simpul untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi melalui transportasi kewilayahan di Jateng sebenarnya sudah diatur.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara