Seriusi Pengembangan Desa Wisata, Jateng Susun Perda

Wisatawan mancanegara menikmati wisata gua. (Antara/Hendra Nurdiyansyah)
30 April 2018 11:50 WIB Alif Nazzala Rizqi Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG  Provinsi Jateng Tengah serius mengembangkan desa wisata dengan menyusun peraturan daerah (perda) terkait sektor pariwisata menjadi salah satu penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) cukup besar.

Wakil Ketua DPRD Jateng Ferry Wawan Cahyono di Kota Semarang, Minggu (29/4/2018), mengungkapkan penggodokan Raperda Desa Wisata itu. Menurut dia, perda itu disusun untuk mengembangkan setiap potensi wisata yang tersebar di 35 kota/kabupaten Jateng.

"Jawa Tengah memiliki potensi desa wisata yang luar biasa. Kita harapkan perda desa wisata itu selesai tahun ini dan menunggu kesiapan tiap pemda untuk perda mengenai desa wisata," ujarnya.

Ferry menambahkan denga adanya perda tersebut diharapkan kesadaran masyarakat sekitar desa wisata terangsang sehingga mereka mampu mengembangkan potensi desa masing-masing. Pada akhirnya, diharapkan perekonomian masyarakat bisa meningkat.

"Selain itu harapannya juga perda ini memantik kesadaran bersama bahwa di jateng ini punya titik wisata yang bisa dikembangkan dan berkontribusi meningkatan ekonomi masyarakat," tambahnya.

Dipaparkan Ferry kemudian, dalam Raperda Desa Wisata tersebut akan diatur mengenai zonasi, pengelolaannya, persyaratannya, termasuk keamanan, pengembangan, kelestarian lingkungannya, dan lainnya.

Sementara itu, Kepala Disporapar Jateng, Urip Sihabudin, mengaku mendukung upaya DPRD menggodok Raperda Desa Wisata tersebut. Saat ini pun, kata dia, Pemprov Jateng terus melakukan promosi wisata Jateng.

"Tentunya kami mendukung perda tersebut. Dan harapannya bisa meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar desa wisata," ucapnya.

Bergesernya tren saat ini diakui juga mengubah konsep wisata di beberapa daerah. "Yang nampak dominan saat ini adalah generasi milenial. Jadi saat ini setiap daerah mulai mengalami pergeseran konsep wisata yang menyasar kaum milenial yang suka piknik dan swafoto," katanya.

Menurutnya Jateng memiliki potensi pariwisata yang luar biasa. Saat ini, Jawa Tengah memiliki lebih dari 600 titik wisata. Dimana sebelumnya, Jateng hanya memiliki 551 titik wisata.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya